Perkuat Sektor Produktif dan Pendidikan, BAZNAS Kebumen Salurkan ZIS Rp2,54 Miliar


Bupati Lilis Nuryani saat menyalurkan bantuan secara simbolis kepada warga yg berhak menerima bantuan ZIS BASNAS Kebumen di Pendopo Kabumian.(ft ist) 
KEBUMEN, (seputarkebumen.com)-Komitmen untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat terus dibuktikan oleh BAZNAS Kabupaten Kebumen. Sebanyak 3.641 warga dari 100 desa di enam kecamatan menerima manfaat penyaluran dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) tahap III tahun 2026 dengan total nilai mencapai Rp2,54 miliar.

Penyaluran bantuan secara simbolis digelar penuh hangat di Pendopo Kabumian, Senin (12/10/2026).

Ketua BAZNAS Kabupaten Kebumen, Mahmud Fauzi, menjelaskan bahwa dana jumbo tersebut didistribusikan secara terarah melalui lima program unggulan: Kebumen Cerdas, Kebumen Sehat, BAZNAS Peduli, BAZNAS Taqwa, dan Kebumen Makmur.

Rincian Alokasi Bantuan:

01. Pendidikan (Kebumen Cerdas): Sektor pendidikan menjadi prioritas utama dengan alokasi terbesar mencapai Rp856 juta guna memastikan anak-anak kurang mampu tetap dapat melanjutkan sekolah.

02. Perumahan & Layanan Tunai: Sebanyak 37 unit rumah tak layak huni dibedah dengan total bantuan Rp493 juta. Selain itu, 470 warga menerima bantuan tunai langsung dengan total nilai Rp117,5 juta.

03. Pengembangan Usaha (Kebumen Makmur): Sebanyak 22 pelaku usaha kecil (UMKM)—mulai dari pemilik warung, toko kelontong, usaha laundry, hingga penjahit—menerima injeksi modal usaha produktif senilai total Rp45,97 juta.

04. Kesehatan (Kebumen Sehat): Sektor kesehatan mengover berbagai kebutuhan vital warga, mencakup biaya pengobatan, bantuan alat kesehatan, layanan ambulans, program jambanisasi, hingga pembagian kaki palsu.

Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, menyampaikan apresiasi mendalam dan berharap bantuan ini menjadi daya dorong nyata bagi perekonomian serta pendidikan keluarga penerima.

"Kepada anak-anak penerima beasiswa, teruslah belajar dengan sungguh-sungguh. Manfaatkan kesempatan ini untuk mengembangkan kemampuan dan meraih cita-cita," pesan Bupati Lilis menyemangati para pelajar.

Bupati juga menyuarakan pentingnya transparansi dan ketepatan sasaran dalam pengelolaan ZIS. Menurutnya, kepercayaan masyarakat yang telah menyalurkan zakat harus dijawab dengan distribusi yang tepat guna—memenuhi kebutuhan mendesak sekaligus membuka jalan bagi penerima untuk membangun penghidupan yang lebih mandiri dan sejahtera.(*)