Diserang Golok dari Belakang, Penjual Sayur Keliling di Kebumen Kritis Usai Disabet ODGJ


Anggota Polres Kebumen saat melakukan  Olah TKP. (Ft ist) 
SEMPOR, (seputarkebumen.com)- Suasana pagi di Dukuh Igir Gadung, Desa Kedungjati, Sempor, mendadak mencekam pada Senin (12/10/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Seorang penjual sayur keliling berinisial P (47) menjadi korban penganiayaan berat usai diserang menggunakan golok secara tiba-tiba oleh seorang pria yang diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ).

Kejadian bermula saat P sedang melayani pembeli pisang di halaman rumah pelaku. Tanpa ada desas-desus maupun percekcokan, pelaku berinisial A (34) mendadak muncul dari arah belakang sambil mengayunkan sebilah golok.

Sabetan pertama mengenai leher bagian belakang korban. Kaget dan spontan membalikkan badan untuk bertahan, P kembali terkena sabetan tajam di punggung tangan kanannya. Bersimbah darah, korban nekar berlari menyelamatkan diri ke arah timur hingga akhirnya ditolong oleh dua orang warga sekitar.

Warga langsung melarikan korban ke RSU Palang Biru Gombong untuk mendapatkan tindakan medis darurat.

"Kondisi korban sejauh ini stabil, namun masih harus menjalani penanganan medis intensif, termasuk operasi akibat luka terbuka yang cukup serius," terang Kapolres Kebumen AKBP Rachmad C. Yusuf.

Evakuasi Berlangsung Ulet dan Hati-hati

Usai melancarkan aksinya, pelaku langsung mengurung diri di dalam rumah. Menerima laporan dari Kepala Desa Kedungjati, Hamid Isnaeni, personel gabungan dari Polsek Sempor, TNI, tenaga kesehatan, hingga perangkat desa langsung mengepung lokasi kejadian.

Proses pengamanan tak berjalan brutal. Petugas kepolisian bersama pihak keluarga mempraktikkan pendekatan persuasif untuk membujuk A agar mau menyerahkan diri. Setelah situasi terkendali, pelaku berhasil dievakuasi dan dirujuk ke RSUD Banyumas guna mendapatkan perawatan medis jiwa.

Pelaku Berobat Rutin namun Sering Mengamuk

Berdasarkan keterangan tetangga sekitar, pelaku memang tercatat beberapa kali mengamuk dan meresahkan warga. Meski begitu, pihak keluarga mengonfirmasi bahwa A sebenarnya masih dalam penanganan medis dan rutin mengonsumsi obat.

Menanggapi insiden ini, Kapolres Kebumen mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melapor dan berkoordinasi jika menemukan indikasi atau potensi bahaya dari lingkungan sekitar.

"Penanganan terhadap warga dengan gangguan kesehatan jiwa perlu dilakukan secara tepat. Utamakan keselamatan bersama, pendampingan dari pihak keluarga, serta akses ke layanan kesehatan yang memadai," imbau AKBP Rachmad.(*)