Setia Mendampingi, Polres Kebumen Antar Dewi Ayu Jalani Kontrol Kesehatan Kelima di Surakarta


Tim Sidokkes Polres Kebumen saat melakukan pengantaran dan pendampingan medis  kontrol Dewi Ayu Fatimah di RS Ortopedi Prof. DR. R. Soeharso, Surakarta.(ft ist) 
KEBUMEN, (seputarkebumen.com)-Komitmen Polres Kebumen dalam mengawal pemulihan Dewi Ayu Fatimah, pelajar berprestasi yang berjuang melawan penyakit tulang belakang, terus berjalan secara konsisten. Tim Sidokkes Polres Kebumen kembali memfasilitasi pengantaran dan pendampingan medis untuk kontrol kelima Dewi di RS Ortopedi Prof. DR. R. Soeharso, Surakarta, pada Jumat (31/7/2026).

Aksi bhakti sosial kesehatan ini dimulai sejak dini hari pukul 03.00 WIB. Dewi diberangkatkan menggunakan unit ambulans Sidokkes Polres Kebumen menuju Surakarta agar dapat menjalani pemeriksaan tepat waktu sesuai jadwal dokter. Setelah seluruh rangkaian kontrol selesai, tim kembali mengantarkan Dewi hingga tiba dengan aman di kediamannya di Kebumen pada pukul 17.00 WIB.

Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, menegaskan bahwa pendampingan ini merupakan wujud nyata kepedulian institusi terhadap masyarakat yang membutuhkan uluran tangan, khususnya dalam hal akses kesehatan.

"Sejak awal kami berkomitmen untuk mendampingi proses pengobatan Dewi hingga tuntas. Alhamdulillah, kontrol kelima ini berjalan lancar. Kami berharap kondisi kesehatannya terus membaik agar Dewi bisa kembali beraktivitas, bersekolah, dan meraih cita-citanya," ujar AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.

Dewi merupakan siswa penerima beasiswa di SMK Negeri Jateng yang terpaksa menunda aktivitas belajarnya akibat gangguan pada tulang belakang. Sebagai anak yatim yang tumbuh dari keluarga sederhana, perjuangannya untuk sembuh membutuhkan perhatian dan dukungan kolektif.

Kondisi tersebut menggerakkan Polres Kebumen untuk hadir secara berkala sejak awal pengobatan. Armada ambulans dan nakes dari Sidokkes disiagakan secara rutin guna memastikan proses pemeriksaan medis Dewi berjalan lancar tanpa terkendala transportasi.

Di tengah perjuangan seorang anak menjaga asa untuk pulih dan meraih masa depan, hadirnya negara melalui aksi nyata ini diharapkan mampu memberi kekuatan hingga mimpi-mimpinya kelak dapat terwujud kembali.(*)