![]() |
| Petugas gabungan saat memadamkan kobaran api di lahan perbukitan seluas 1,5 hektare di Dusun Medana, Desa Donosari, Kecamatan Sruweng.(ft ist) |
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui warga sekitar pukul 12.30 WIB. Kepulan asap pekat mendadak terlihat membubung dari area tebing curam yang berada persis di belakang kediaman Kepala Desa Donosari. Warga yang curiga langsung mengecek lokasi dan menemukan titik api yang mulai meluas.
Melihat kobaran api, warga setempat bersama perangkat desa bergerak cepat bergotong-royong melakukan pemadaman secara mandiri sembari melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sruweng.
Menerima laporan tersebut, jajaran Polsek Sruweng langsung meluncur ke lokasi. Proses pemadaman dilakukan secara intensif bersama tim gabungan yang terdiri dari Koramil 06 Sruweng, BPBD Kabupaten Kebumen, Pemadam Kebakaran, serta belasan warga sekitar.
Guna menekan penyebaran api agar tidak merambat ke area permukiman maupun vegetasi lain, petugas menerapkan teknik penyekatan di sejumlah titik rawan.
Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, membenarkan kejadian tersebut dan mengapresiasi peran aktif masyarakat yang bahu-membahu bersama petugas di lapangan.
"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, api membakar lahan seluas 1,5 hektare beserta kurang lebih 50 pohon jenitri. Total kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp2 juta," ujar AKBP Putu.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengetahui penyulut awal munculnya titik api di kawasan tersebut.
Menyikapi kondisi vegetasi yang mengering selama musim kemarau, Polres Kebumen mengimbau masyarakat untuk ekstra waspada dan tidak melakukan aktivitas pemicu kebakaran, seperti membuang puntung rokok sembarangan atau membakar sampah di lahan terbuka. Warga juga diminta segera melapor jika melihat kemunculan titik asap di area perbukitan.(*)











