![]() |
| Tim Persak Kebumen U-17 saat berlaga di Piala Soeratin Jawa Tengah 2026.(ft ist) |
Hasil manis tersebut membuat Persak Kebumen mengantongi total enam poin dari tiga pertandingan, hasil dari dua kemenangan meyakinkan dan satu kekalahan tipis. Persak mengawali kampanye turnamen dengan melibas Muhamka FC Pekalongan 5-1, sebelum sempat tersandung 0-1 dari Perinka FC Tegal di laga kedua.
Pesta enam gol tanpa balas ke gawang Ebod Jaya tak hanya menyegel tiket ke fase gugur, tetapi juga membangkitkan kembali mentalitas bertanding anak-anak Kebumen. Di babak 16 besar nanti, Persak dijadwalkan bakal berhadapan dengan juara Grup F yang baru dipastikan usai laga pamungkas pada Jumat (31/7/2026).
Manajer Persak Kebumen U-17, Tri Wibowo, mengungkapkan bahwa kekalahan tipis lewat gol penalti di menit-menit akhir saat berhadapan dengan Perinka FC pada Selasa (28/7/2026) menjadi cermin evaluasi berharga. Menurutnya, pembenahan efektivitas serangan terbukti ampuh di laga penentu.
"Kekalahan dari Perinka FC menjadi evaluasi penting bagi kami. Secara permainan anak-anak sebenarnya mampu mengimbangi, tetapi penyelesaian akhir (finishing) memang harus dipoles lagi. Kami belajar banyak dari laga tersebut," ujar Tri Wibowo saat dihubungi, Kamis (30/7/2026).
Ia menambahkan, kemenangan besar atas Ebod Jaya menjadi modal krusial sekaligus penyuntik kepercayaan diri bagi para pemain jelang laga hidup-mati di fase gugur. Tri pun menegaskan target Laskar Joko Sangkrip Muda tidak pernah berubah.
"Kemenangan telak ini mengembalikan rasa percaya diri tim. Kami tetap optimistis dan fokus pada target utama sejak awal, yaitu memboyong gelar juara Piala Soeratin Jawa Tengah 2026," tegas Tri.(*)








