![]() |
| Wisuda Program Diploma, Sarjana dan Angkat Sumpah Profesi Periode I Tahun Akademik 2025/2026 Universitas Muhammadiyah Gombong (Unimugo).(ft ist) |
GOMBONG, (seputarkebumen.com)-Universitas Muhammadiyah Gombong kembali menorehkan langkah besar di dunia pendidikan kesehatan. Dalam Sidang Terbuka Senat Wisuda Diploma, Sarjana, dan Angkat Sumpah Profesi Periode I Tahun 2026 yang digelar Sabtu (9/5/2026), sebanyak 305 lulusan resmi dikukuhkan untuk mengabdi di dunia profesional.
Ratusan wisudawan tersebut berasal dari berbagai program studi di bidang kesehatan. Rinciannya meliputi D3 Keperawatan sebanyak 6 lulusan, Sarjana Keperawatan 134 lulusan, Sarjana Farmasi 10 lulusan, Profesi Ners 97 lulusan, Profesi Apoteker 57 lulusan, serta Profesi Bidan 1 lulusan.
Sejumlah mahasiswa juga berhasil mencatatkan prestasi akademik membanggakan dengan raihan indeks prestasi kumulatif hampir sempurna. Pada Program Sarjana Keperawatan, Fendi Setiawan meraih IPK 4,00, disusul Laelani Sulastri dengan IPK 3,94 dan Rara Ayu Puspita dengan IPK 3,91.
Sementara itu, pada Program Profesi Ners, tiga mahasiswa sukses meraih IPK sempurna 4,00 yakni Ilham Hukum Sofyan, Khoerul Umam, dan Ine Cahya Febyana. Prestasi serupa juga diraih lulusan Program Profesi Apoteker, di antaranya Siti Khoiriyah dan Fadila Amalina Putri yang sama-sama memperoleh IPK 4,00, serta Nur Ambarwati dengan IPK 3,93.
Pada Program RPL Farmasi Sarjana, Alya Putri Humaira turut mencatat prestasi akademik dengan IPK 3,83.
Mewakili para wisudawan, Apt. Fadila Amalina Putri, S.Farm menyampaikan bahwa gelar akademik dan profesi yang diraih bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan amanah untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Profesi yang kita jalani harus menjadi jalan pengabdian. Tidak cukup hanya memiliki kecerdasan, tetapi juga harus dibarengi kejujuran dan empati dalam melayani sesama,” ujarnya.
![]() |
| Mahasiswa UNIMOGO saat menghadiri proses Wisuda.(ft ist) |
Menurutnya, UNIMUGO kini bersiap membuka Fakultas Kedokteran sebagai bagian dari transformasi besar institusi pendidikan tersebut.
“Insya Allah seluruh persyaratan pembukaan Fakultas Kedokteran bisa dipenuhi tahun ini. Kami juga bersyukur, tujuh program studi yang diajukan akreditasi seluruhnya berhasil meraih predikat unggul,” ungkapnya.
Ia berharap seluruh alumni mampu menjadi lulusan yang membawa pencerahan di tengah masyarakat melalui dedikasi dan profesionalisme di tempat kerja masing-masing.
Sementara itu, Sekretaris Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah, Prof Ahmad Muttaqin menilai UNIMUGO memiliki peluang besar menjadi Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) ke-22 di Indonesia yang meraih akreditasi institusi unggul.
Ia juga mengingatkan para lulusan agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, terutama dalam penguasaan teknologi kesehatan digital, kemampuan komunikasi yang empatik, serta semangat belajar sepanjang hayat.(*)








