Pria Asal Buayan Ditemukan Meninggal di Dekat Jembatan Kedung Galong, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan


Petugas saat mengevakuasi korban bernama Suhadi alias Edo (60), warga Desa Tugu, Kecamatan Buayan.(ft ist)
BUAYAN, (seputarkebumen.com)– Warga Dukuh Golongan, Desa Jatiroto, Kecamatan Buayan, digegerkan dengan penemuan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia di tepi jalan dekat Jembatan Kedung Galong, Jumat pagi, 8 Mei 2026.

Korban diketahui bernama Suhadi alias Edo (60), warga Desa Tugu, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen. Ia ditemukan tergeletak di sisi jalan sekitar pukul 09.00 WIB oleh warga yang melintas.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menjelaskan, awalnya warga curiga melihat seorang pria terbaring di tepi jalan dalam kondisi tidak bergerak. Saat dicoba dibangunkan, korban tidak memberikan respons.

“Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Buayan untuk dilakukan penanganan lebih lanjut,” jelas Kapolres.

Mendapat laporan itu, petugas Polsek Buayan bersama Tim Inafis Polres Kebumen dan tenaga kesehatan dari Puskesmas Buayan langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan awal, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Saat ditemukan, korban berada dalam posisi terlentang di sisi jalan dekat jembatan. Tak jauh dari lokasi, sekitar lima meter dari tubuh korban, ditemukan sepeda motor Yamaha Jupiter warna hijau hitam bernomor polisi AA-6407-VW.

Selain itu, petugas juga mengamankan sejumlah barang milik korban, di antaranya sandal jepit hitam, dompet berisi identitas diri, kartu ATM, kartu BPJS, uang tunai Rp774 ribu, serta sebuah telepon genggam.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis sementara, polisi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Tidak ditemukan luka akibat benda tajam maupun benda tumpul, serta tidak ada tanda jeratan di bagian leher,” terang AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.

Petugas medis memperkirakan korban telah meninggal sekitar dua jam sebelum pemeriksaan dilakukan. Dari keterangan pihak keluarga, korban diketahui sempat mengeluhkan nyeri di bagian dada dalam beberapa hari terakhir.

Saat ini polisi masih melakukan pendalaman dengan meminta keterangan sejumlah saksi serta berkoordinasi dengan pihak terkait. Jenazah korban kemudian dievakuasi untuk pemeriksaan lebih lanjut.(*)