![]() |
| Anggota Polres Kebumen saat memberikan himbauan kepada pengunjung pacuan kuda Ambal.(ft ist) |
AMBAL, (seputarkebumen.com)- Antusiasme masyarakat membludak dalam ajang pacuan kuda di Lapangan Krida Turangga, Desa Kaibonpetangkuran, Kecamatan Ambal. Ribuan penonton dari berbagai daerah memadati lokasi untuk menyaksikan perlombaan yang menjadi tradisi tahunan saat libur Lebaran.
Untuk memastikan jalannya kegiatan tetap aman dan tertib, Polres Kebumen menerjunkan personel gabungan guna melakukan pengamanan di sejumlah titik strategis, khususnya di sekitar lintasan pacuan dan area penonton.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menegaskan, kehadiran aparat bertujuan mengantisipasi potensi kerawanan seiring tingginya jumlah pengunjung.
“Kami mengimbau penonton agar tidak memasuki lintasan pacuan. Demi keselamatan bersama, masyarakat diminta tetap berada di belakang garis pembatas dan tidak terlalu dekat dengan arena lomba,” ujar Kapolres, Rabu (25/3/2026).
Selain keselamatan di arena, polisi juga mengingatkan pengunjung untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap barang bawaan. Penonton disarankan tidak mengenakan perhiasan berlebihan yang berpotensi mengundang tindak kejahatan.
Tak hanya itu, orang tua yang membawa anak-anak diminta lebih waspada dan memastikan buah hati mereka tetap berada di area aman selama kegiatan berlangsung.
Pengamanan ini melibatkan personel Polres Kebumen dan Polsek Ambal dalam rangkaian Operasi Ketupat Candi 2026, yang juga didukung oleh unsur TNI serta Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) setempat.
Perlombaan pacuan kuda yang berada di bawah naungan organisasi Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia ini telah memasuki hari kedua. Rencananya, babak final akan digelar pada Kamis (26/3/2026), dengan diikuti ratusan kuda dari berbagai daerah di Indonesia.
Ajang ini menjadi salah satu hiburan favorit masyarakat saat Lebaran, sekaligus wadah kompetisi olahraga berkuda yang selalu dinantikan setiap tahunnya.(*)







