![]() |
| Polisi saat melakukan olah TKP peristiwa berdarah di Desa Jogomulyo Kecamatan Buayan.(ft ist) |
Kasus yang menewaskan EP (33) dan ibunya, PA (52), kini ditangani Satreskrim Polres Kebumen. Kedua korban mengalami luka berat di bagian kepala akibat hantaman benda keras hingga mengalami pendarahan hebat.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengungkapkan, berdasarkan hasil penyelidikan awal, insiden berdarah itu dipicu pertengkaran di dalam rumah korban yang berada di Dukuh Siwajik RT 1 RW 3 Desa Jogomulyo.
“Dugaan sementara, pelaku melakukan penganiayaan menggunakan besi ulir setelah terjadi cekcok. Untuk motif dan kronologi lengkap masih dalam pendalaman penyidik,” terang Kapolres.
Usai kejadian, SP diketahui sempat membantu membawa kedua korban ke RS Purbowangi Buayan menggunakan ambulans desa. Namun, polisi yang menerima laporan segera bergerak dan mengamankan pelaku saat berada di rumah sakit.
Dalam penanganan kasus tersebut, polisi turut menyita sejumlah barang bukti, termasuk besi ulir yang diduga dipakai untuk menganiaya korban.
Petugas dari Polsek Buayan bersama personel Samapta Polres Kebumen dan Tim Inafis langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP serta memasang garis polisi.
Saat ini, penyidik masih memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap secara detail rangkaian peristiwa dan motif pasti di balik kasus penganiayaan maut tersebut.(*)







