![]() |
| Petugas memasang garis polisi dilokasi tanah yang longsor akibat hujan deras.(ft ist) |
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menjelaskan, peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 21.00 WIB setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari.
“Curah hujan yang tinggi membuat struktur tanah tidak mampu menahan beban, sehingga terjadi longsor,” ujarnya.
Berdasarkan hasil pendataan Polsek Buayan di lokasi kejadian, longsor menggerus badan jalan desa sepanjang kurang lebih 8 meter, dengan lebar 3 meter dan kedalaman mencapai 2 meter. Akibatnya, separuh badan jalan hilang dan kini hanya bisa dilintasi kendaraan roda dua dengan kewaspadaan ekstra.
Dua warga setempat, Marimin dan Watini, mengungkapkan bahwa hujan turun cukup deras dan berlangsung lama sebelum longsor terjadi.
Tak lama setelah kejadian, aparat kepolisian bersama perangkat desa dan warga langsung bergerak cepat melakukan penanganan awal. Untuk mengantisipasi risiko kecelakaan, Polsek Buayan memasang garis polisi di area terdampak serta melakukan pendataan kerusakan dan pengumpulan keterangan saksi.
“Langkah ini kami lakukan untuk mengamankan lokasi sekaligus memastikan tidak ada korban pasca kejadian,” tegas Kapolres.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp7 juta, terutama akibat kerusakan badan jalan.
Warga diimbau tetap waspada, khususnya saat hujan deras dengan durasi lama. Sementara itu, pemerintah desa bersama instansi terkait akan segera melakukan penanganan lanjutan agar akses jalan dapat kembali normal.(*)







