KARANGSAMBUNG, (seputarkebumen.com)-Ratusan aparatur sipil negara (ASN) muda di Kabupaten Kebumen “digembleng” selama tiga hari penuh dalam pelatihan intensif yang menekankan disiplin, etika, hingga literasi digital.
Kegiatan bertajuk Penguatan Nilai dan Etika bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2026 ini digelar di Kampus Lapangan Geologi Luk Ulo Karangsambung, mulai Kamis hingga Sabtu, 26–28 Maret 2026.
Sebanyak 158 peserta mengikuti pelatihan angkatan kedua (batch 2). Sebelumnya, 157 ASN telah lebih dulu menjalani program serupa, sehingga total 315 ASN muda kini telah mendapatkan pembekalan intensif dari Pemerintah Kabupaten Kebumen.
Kegiatan dibuka langsung oleh Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, yang hadir bersama jajaran pejabat daerah, termasuk Sekretaris Daerah, Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati, Kepala BKPSDM, serta Camat Karangsambung.
Dalam arahannya, Bupati Lilis menegaskan perubahan paradigma ASN sebagai pelayan masyarakat. Ia menekankan bahwa status ASN bukanlah zona nyaman, melainkan ruang pengabdian yang menuntut integritas, disiplin, dan profesionalitas tinggi.
“Masyarakat akan menilai pemerintah dari sikap aparatur yang mereka temui—dari cara melayani, berbicara, hingga menyelesaikan persoalan,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya etika di ruang digital. Menurutnya, media sosial merupakan ruang publik yang tidak terpisahkan dari citra institusi pemerintah.
“Menjadi ASN bukan zona nyaman. Ini adalah ruang pengabdian. Saudara harus bekerja sungguh-sungguh dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” lanjutnya.
Pelatihan ini dirancang sebagai fondasi awal pembentukan karakter ASN, mencakup pola pikir, sikap, hingga budaya kerja. Para peserta dituntut menjadi aparatur yang peka terhadap kebutuhan masyarakat, responsif terhadap persoalan, serta mampu memberikan pelayanan yang ramah dan solutif.
Selama tiga hari, peserta menjalani jadwal ketat dan disiplin tinggi. Aktivitas dimulai sejak pukul 04.00 pagi, diawali dengan ibadah bersama, apel pagi, serta latihan baris-berbaris yang dipandu Satpol PP.
Tak hanya pembinaan fisik dan mental, peserta juga dibekali materi teknis pemerintahan, mulai dari manajemen aset, penyusunan rencana kerja dan anggaran (RKA), hingga tata naskah dinas.
Memasuki hari terakhir, pelatihan difokuskan pada penguatan kerja sama tim melalui kegiatan outbound serta peningkatan kapasitas ASN dalam menghadapi era digital. Materi etika bermedia sosial menjadi sorotan utama untuk memastikan para ASN mampu menjaga integritas, baik di dunia nyata maupun dunia maya.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Kebumen berharap lahir generasi ASN yang berkarakter kuat, adaptif, inovatif, serta siap berkolaborasi dalam membangun daerah menuju arah yang lebih maju.(*)







