![]() |
| Rektor UNIMUGO Prof. Dr. Sofyan Anif saat menyambut kedatangan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Fajar Riza Ulhaq. (Ft ist) |
GOMBONG, (seputarkebumen.com)- Lanskap dunia kerja yang berubah cepat akibat pesatnya teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence) menuntut mahasiswa untuk tidak hanya bersandar pada lembar ijazah atau capaian akademik semata. Penguasaan soft skills dan pengalaman praktis kini menjadi pembeda utama dalam persaingan karier.
Hal tersebut dikemukakan oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Fajar Riza Ulhaq, dalam sesi pembekalan Masa Ta’aruf Penyambutan Mahasiswa Baru Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) di Kebumen, Jawa Tengah, Kamis (1/10/2026).
Fajar menggarisbawahi pentingnya kemampuan berpikir kritis, berkomunikasi, berkolaborasi, serta membangun jejaring bagi 1.028 mahasiswa baru UNIMUGO.
"Seorang mahasiswa dengan IPK empat tetapi tidak memiliki kemampuan menarasikan dirinya dengan baik, biasanya akan kalah dibandingkan mahasiswa dengan prestasi rata-rata namun cakap dalam membangun portofolio dan komunikasi positif," tutur Fajar.
Menurutnya, kualifikasi nilai akademis yang tinggi perlu diimbangi dengan pembentukan karakter, kepemimpinan, serta keaktifan berorganisasi agar lulusan perguruan tinggi mampu beradaptasi di era digital.
Komitmen Pemkab Kebumen Dorong Kualitas SDM
Sejalan dengan pandangan tersebut, Bupati Kebumen Lilis Nuryani menilai kesiapan SDM menghadapi disrupsi teknologi menjadi fokus penting pembangunan daerah. Pihaknya terus berupaya memperluas akses dan meningkatkan mutu pendidikan bagi generasi muda setempat.
"Pemerintah daerah terus mendorong akses dan kualitas pendidikan agar generasi muda memiliki kemampuan yang sesuai dengan perubahan zaman," ujar Lilis.
Ia menekankan perlunya sinergi erat antara pemerintah pusat, daerah, dan institusi pendidikan tinggi guna membenahi fasilitas serta layanan pendidikan secara berkelanjutan.
UNIMUGO Bersiap Buka Fakultas Kedokteran dan Prodi Baru
Pada kesempatan yang sama, Rektor UNIMUGO Prof. Dr. Sofyan Anif memaparkan pertumbuhan kampus yang mencatat lebih dari 1.500 pendaftar pada tahun akademik 2026/2027.
Guna memperkuat kontribusinya di bidang pendidikan dan kesehatan, UNIMUGO merencanakan pengajuan izin pendirian Fakultas Kedokteran pada Desember 2026, dengan pendampingan dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) sebagai universitas pembina.
Tak hanya itu, UNIMUGO juga sedang menyiapkan beberapa program studi baru, seperti Ilmu Gizi, Rekam Medis, Fisioterapi, hingga jenjang pascasarjana.
Pesan pembekalan ini menjadi bagian dari penutupan rangkaian kegiatan penyambutan mahasiswa baru UNIMUGO yang digelar sejak Selasa (29/9/2026) hingga Kamis (1/10/2026).(*)











