Perkuat Branding Internasional, Dewan Pakar Geopark Kebumen Presentasi di APGN Langkawi


Ketua Dewan Pakar Badan Pengelola Geopark Kebumen, Dr Ir Chusni Ansori MT, saat memaparkan makalah bertajuk “Geotrail in Kebumen UGGp, It's Promoted Through Kebumen Geopark Trail Run and Kebumen Travel Mart”.(ft ist) 
LANGKAWI, (seputarkebumen.com)- Kebumen UNESCO Global Geopark (UGGp) terus memperkuat posisinya di kancah internasional. Kekayaan geologi, biodiversitas, dan budaya daerah berjuluk “The Glowing Mother Earth of Java” ini dipaparkan dalam forum 9th Asia Pacific Geoparks Network (APGN) Symposium 2026 di Langkawi International Convention Centre, Malaysia, Kamis (10/9/2026).

​Ketua Dewan Pakar Badan Pengelola Geopark Kebumen, Dr Ir Chusni Ansori MT, hadir memaparkan makalah bertajuk “Geotrail in Kebumen UGGp, It's Promoted Through Kebumen Geopark Trail Run and Kebumen Travel Mart”. Di hadapan para pakar dunia—termasuk Koordinator APGN Prof Jin Xiaochi dan Wakil APGN Prof Emeritus Dato’ Dr Ibrahim Komoo—Chusni menegaskan pentingnya mengemas situs geologi menjadi daya tarik pariwisata berkelanjutan.

​Dalam paparannya, Chusni menjelaskan bahwa Kebumen memiliki dua kawasan geoheritage utama: Karangsambung di utara yang menyimpan jejak lantai samudra purba dan zona subduksi, serta Karangbolong di selatan dengan bentang alam karst kerucut. Potensi ini ditopang oleh 42 geosite, delapan biosite, dan 24 situs budaya yang tersebar di 22 kecamatan.

​Kekayaan tersebut kini dikemas ke dalam tiga jalur geowisata (geotrail) utama:

​The True History of Mother Earth and Plate Tectonic Theory: Mengulas sejarah bumi dan teori tektonik lempeng di Karangsambung.

​The Cave: Natural and Human Life: Menyajikan fenomena karstifikasi, vulkanik, serta interaksi kehidupan gua dan budaya lokal.

​The Paradise of Oceanic Warmth & Culture: Menampilkan pesona pesisir selatan Kebumen beserta kebudayaan masyarakatnya.

​Tak hanya mengandalkan bentang alam purba, Kebumen UGGp gencar melakukan promosi berbasis kegiatan masyarakat. Salah satu program andalan adalah Kebumen Geopark Trail Run (KGTR). Event lari lintas alam ini sukses menarik minat ribuan pelari hingga kategori 50 kilometer pada 2026, memadukan konsep night running, cave trail, dan rute pesisir yang mencatatkan putaran uang UMKM lebih dari Rp1 miliar.

​Selain itu, gelaran Kebumen Travel Mart (KTM) 2026 turut menggerakkan perekonomian daerah dengan mempertemukan ratusan buyer nasional dan internasional (seller Jawa dan Malaysia) serta mencatatkan nilai transaksi hingga lebih dari Rp2 miliar.

​Penguatan daya tarik ini juga didukung regulasi daerah melalui Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2026 tentang Pengembangan Geopark Kebumen serta Master Plan 2025–2034. Berdasarkan riset terbaru pada 2026, komitmen ini terbukti meningkatkan kunjungan wisatawan hingga 13,98 persen per tahun dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara inklusif.

​"Geopark bukan hanya tentang batuan dan bentang alam, tetapi juga bagaimana kekayaan geologi terhubung dengan biodiversitas, budaya, dan kehidupan masyarakat," pungkas Peneliti Ahli Utama BRIN tersebut.(*)