![]() |
| Kondisi rumah milik Mulyono (58), warga Dukuh Karangkemiri, Desa Murtirejo, Kecamatan Kebumen yang hangus terbakar api.(ft ist) |
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama membenarkan insiden tersebut. Ia menyebutkan, saat kebakaran terjadi, Mulyono sedang tidak berada di rumah karena menghadiri pengajian di Masjid An-Nadhloh, Desa Murtirejo.
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh tetangga korban, Titi Johan (61), yang tengah memasak di dapurnya. Titi mendadak melihat kepulan asap tebal accompanied suara benda ambruk dari arah atap belakang rumah Mulyono.
Saat mengecek ke luar, Titi mendapati atap rumah Mulyono sudah terbakar dan sebagian roboh. Sontak, ia berteriak meminta bantuan hingga warga sekitar berhamburan datang berupaya memadamkan api dengan alat seadanya.
Warga kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Kebumen dan Pemadam Kebakaran. Tak lama berselang, petugas Damkar BPBD Kebumenbersama personel Polsek, Satreskrim, Inafis, hingga pihak PLN tiba di lokasi. Setelah penanganan intensif, api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 09.45 WIB.
"Hasil olah TKP menunjukkan bagian atap berangka bambu dan dua kamar tidur rusak akibat amukan api. Titik awal kebakaran diduga berasal dari kamar tidur dekat dapur, tepatnya pada saluran listrik yang menuju ke arah kandang ayam," terang AKBP Putu.
Ia menambahkan, petugas menemukan instalasi serta sambungan kabel listrik di rumah korban dalam kondisi tidak standar dan ikut hangus terbakar.
"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan instalasi listrik di rumah sesuai standar keselamatan dan menghindari penggunaan sambungan kabel yang berisiko. Instalasi yang sudah tua juga sebaiknya diperiksa secara berkala guna mencegah bahaya korsleting," pungkasnya.(*)









