![]() |
| Polisi merazia knalpot brong. (Ft ist) |
Patroli maraton yang dimulai pukul 22.00 WIB ini membidik deretan titik rawan di pusat kota Kebumen. Selain memburu "motor bising", petugas menyapu potensi balap liar, peredaran miras, aksi curanmor, hingga potensi tawuran remaja.
Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, menegaskan bahwa penertiban ini merupakan jawaban langsung atas keluhan masyarakat yang merindukan suasana tenang.
"Suara knalpot brong bukan sekadar merusak kenyamanan, tapi juga memancing gesekan sosial dan merusak ketertiban umum," tegas AKBP Putu, Minggu (16/8/2026).
Diawali dengan apel siaga di halaman Pasar Tumenggungan, rombongan petugas bergerak menyisir rute-rute vital:
Jl. Soekarno-Hatta & Jl. Merdeka
Jl. HM Sarbini & Jl. Sutoyo
Jl. Kusuma & Jl. A. Yani
Jl. Indrakila & Jl. Tentara Pelajar
Tak hanya berpatroli, petugas terjun langsung menyapa warga dan para pemuda yang nongkrong di pinggir jalan. Himbauan persuasif disampaikan agar warga menjauhi balap liar, tidak mengonsumsi miras, serta menjauhi tindakan hukum lainnya.
Namun bagi yang membandel, tindakan tegas tetap berjalan. Di kawasan Jalan Merdeka, petugas menindak tempat pengendara motor berknalpot tidak standar tanpa kompromi melalui penilangan di tempat.
"Penindakan kami lakukan secara terukur. Ruang publik harus bebas dari polusi suara kendaraan. Gunakan kendaraan sesuai spesifikasi teknis demi keselamatan bersama," tambah AKBP Putu.
Patroli gabungan ini dipastikan bakal menjadi agenda rutin demi menjamin keamanan warga Kebumen. Kapolres juga mengimbau agar masyarakat aktif melapor jika menemukan potensi gangguan ketertiban di sekitarnya.(*)









