![]() |
| Kontingen Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kabupaten Kebumen.(ft ist) |
GROBOGAN, (seputarkebumen.com)-Kontingen Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kabupaten Kebumen kembali menunjukkan perkembangan positif di kancah olahraga Jawa Tengah. Bertanding pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Kadet dan Yunior Open Piala Kepala Disporabudpar Kabupaten Grobogan 2026, para pegulat muda Kebumen sukses membawa pulang lima medali, terdiri dari satu medali emas dan empat medali perunggu.
Kejuaraan yang berlangsung di GOR Soekarno Purwodadi, Kabupaten Grobogan, pada 24–26 Juli 2026 tersebut menjadi ajang adu kemampuan bagi para atlet muda terbaik. Sebanyak 25 kabupaten/kota di Jawa Tengah, ditambah sejumlah peserta dari luar provinsi, turut ambil bagian sehingga persaingan berlangsung ketat di setiap kelas pertandingan.
Satu-satunya medali emas untuk Kebumen dipersembahkan oleh Aniq Zahidah, mahasiswi UMNU Kebumen, yang tampil impresif pada nomor Gaya Bebas Putri Yunior Open kelas 62 kilogram. Dengan penampilan penuh percaya diri dan teknik yang matang, Aniq mampu mengatasi lawan-lawannya hingga berdiri di podium tertinggi.
Sementara itu, empat medali perunggu berhasil disumbangkan oleh: Khaliza Zahra Ramadhani (SMP Negeri 3 Kebumen), Saefi Vita Sari (UMNU Kebumen), Antiko Rahman (SMANSAKU), Faith Hilmy Azka (MAN 2 Kebumen).
Raihan lima medali tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan atlet gulat di Kabupaten Kebumen terus menunjukkan hasil yang menggembirakan. Para atlet muda mampu bersaing dengan kontingen dari berbagai daerah yang memiliki tradisi kuat dalam cabang olahraga gulat.
Ketua PGSI Kabupaten Kebumen, Dwiyono, mengaku bersyukur atas pencapaian yang diraih para atlet. Menurutnya, hasil tersebut sesuai dengan target yang telah ditetapkan sebelum keberangkatan ke Grobogan.
"Alhamdulillah target kita tercapai. Ini merupakan hasil kerja keras para atlet dan pelatih selama menjalani latihan. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan pada kejuaraan-kejuaraan berikutnya," ujarnya.
Dwiyono menambahkan, Kejurprov ini menjadi bagian penting dalam mengukur kemampuan atlet sekaligus sebagai ajang evaluasi menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026 yang akan digelar di Semarang Raya.
Dengan modal prestasi yang diraih di Grobogan, PGSI Kebumen optimistis para atletnya mampu tampil lebih kompetitif pada Porprov mendatang. Persiapan akan terus dimatangkan, baik dari sisi teknik, fisik, maupun mental bertanding agar target prestasi yang lebih tinggi dapat diwujudkan.
Keberhasilan membawa pulang lima medali ini sekaligus menjadi suntikan semangat bagi dunia olahraga Kabupaten Kebumen. Harapannya, cabang olahraga gulat mampu terus berkembang, melahirkan atlet-atlet berprestasi, dan memberikan kontribusi maksimal bagi kontingen Kebumen pada ajang Porprov Jawa Tengah 2026.(*)








