Sukses Panen di Bumirejo: Kunci Efisiensi Lewat Mekanisasi dan Model Corporate Farming


Kegiatan panen raya musim tanam (MT) II di Desa Bumirejo Kecamatan Puring.(ft ist) 
PURING, (seputarkebumen.com)- Hamparan padi menguning di Desa Bumirejo, Kecamatan Puring, menjadi saksi keberhasilan petani lokal dalam mengoptimalkan lahan. Pada Kamis (16/07/2026), kawasan ini merayakan panen raya musim tanam (MT) II yang membuahkan hasil memuaskan dengan produktivitas mencapai 7,5 ton per hektar.

​Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, hadir langsung memeriahkan suasana. Mengenakan atribut lapangan, Bupati tak ragu terjun langsung mengoperasikan mesin combine harvester untuk memanen padi varietas Inpari 49 di lahan seluas 10 hektar. Usai prosesi panen, kegiatan langsung disambung dengan persiapan intensifikasi lahan MT III melalui penanaman benih kacang hijau varietas Vima-1.

​Keberhasilan ini tak lepas dari penerapan sistem corporate farming yang dikelola Kelompok Tani Margo Utomo. Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Puring, Ludiyono, menjelaskan bahwa sistem ini mengubah pola pikir tradisional menjadi lebih profesional.

​"Petani menyerahkan pengelolaan kepada kelompok, mulai dari olah lahan hingga panen. Hasil akhirnya, petani menerima keuntungan bersih setelah dikurangi biaya produksi," jelas Ludiyono.

​Ia menambahkan, kehadiran mesin combine menjadi solusi cerdas di tengah tantangan minimnya tenaga kerja saat puncak panen. Meski saat ini cakupannya baru mencapai 40%, modernisasi ini dinilai krusial untuk mempercepat proses panen yang biasanya terjadi secara serentak di MT I.

​Dalam sambutannya, Bupati Lilis Nuryani menegaskan bahwa teknologi bukan ancaman bagi petani, melainkan mitra untuk efisiensi. Ia menolak anggapan bahwa mesin akan menggantikan peran manusia.

​"Pertanian hari ini tidak bisa dijalankan dengan cara puluhan tahun lalu. Tenaga kerja terbatas dan biaya produksi meningkat, sehingga kita harus berkembang. Namun, ingat: mesin hanyalah alat. Penggerak utamanya tetaplah tangan, pengalaman, dan ketekunan petani," tegas Bupati Lilis.

​Tak hanya bicara soal hasil panen, Bupati Lilis juga menyerap aspirasi warga terkait kendala lapangan. Ia memberikan komitmen penuh untuk perbaikan irigasi serta menginstruksikan Kepala Desa untuk segera memproses surat perbaikan jembatan agar segera ditindaklanjuti oleh dinas terkait.

​Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Kebumen, Kepala Perangkat Daerah, Forkopimcam Puring, serta para penyuluh pertanian dan petani setempat yang menyambut optimis masa depan pertanian di wilayah mereka.(*)