Ludes Dilalap Api! Warung Kopi Milik Warga Pekunden Rugi Rp10 Juta


Warung kopi milik Dwi Rejeki, 42, di Dusun Pekunden RT 01 RW 01, Desa Pekunden, Kecamatan Kutowinangun ludes terbakar api.(ft ist) 
KUTOWINANGUN, (seputarkebumen.com)- Usaha kecil yang dirintis bertahun-tahun lenyap dalam sekejap. Sebuah warung kopi milik Dwi Rejeki, 42, di Dusun Pekunden RT 01 RW 01, Desa Pekunden, Kecamatan Kutowinangun, Kebumen, hangus terbakar pada Kamis dini hari, 23 Juli 2026.

Api pertama kali diketahui berkobar sekitar pukul 02.30 WIB. Karena kejadian berlangsung saat kebanyakan warga terlelap, api sempat membesar tanpa bisa dipadamkan. Saat laporan masuk ke Polsek Kutowinangun pukul 08.30 WIB, bangunan warung beserta seluruh isinya sudah rata dengan arang.

“Dari hasil olah TKP awal, kami mengarah pada dugaan korsleting listrik. Arus listrik warung ini sebelumnya tersambung dari Kantor Desa setempat. Tapi penyelidikan masih berlanjut untuk memastikan penyebab pastinya,” kata Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.

Kerugian ditaksir mencapai Rp10 juta. Peralatan usaha, stok dagangan, meja kursi, hingga atap bangunan tidak ada yang tersisa.

Begitu mendapat laporan, Kapolsek Kutowinangun AKP Khusen Martono langsung memimpin anggotanya ke lokasi. Tim melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi, dan mendokumentasikan kondisi warung untuk bahan penyelidikan.

Tiga saksi sudah dimintai keterangan, yakni Kepala Desa Pekunden Wahidin, warga sekitar Slamet, dan pemilik warung Dwi Rejeki. Meski kehilangan tempat usaha, Dwi bersyukur tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Kapolres mengingatkan warga agar lebih waspada terhadap instalasi listrik, terutama di tempat usaha yang menyala 24 jam.

“Kami imbau masyarakat rutin cek instalasi listrik. Pastikan sesuai standar dan segera perbaiki jika ada kabel terkelupas atau colokan panas. Hal kecil ini bisa mencegah kerugian besar seperti yang terjadi di Pekunden,” tegas AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.(*)