![]() |
| Kereta api saat melintas di stasiun Kebumen.(ft ist) |
Langkah berani ini digedor langsung oleh Bupati Kebumen, Lilis Nuryani. Bersama Sekda Edi Rianto dan jajarannya, Bupati Lilis memboyong aspirasi warganya langsung ke Markas Pusat PT KAI (Persero) di Bandung pada Selasa (21/7/2026).
Kedatangan rombongan Pemkab Kebumen ini disambut hangat oleh jajaran petinggi KAI, termasuk Direktur Komersial Dendy Kurniawan, Direktur Utama KAI Commuter Purnomo Sidi, beserta tim manajemen strategis KAI.
Bawa Suara Hati dan Beban Warga
Di hadapan manajemen KAI, Bupati Lilis blak-blakan mengungkapkan betapa tingginya mobilitas masyarakat Kebumen menuju Yogyakarta. Sayangnya, keterbatasan rute Prameks yang berakhir di Kutoarjo membuat warga harus mengeluarkan biaya dan energi ekstra.
"Hari ini kami datang membawa harapan masyarakat agar layanan Prameks yang berhenti di Kutoarjo bisa diperpanjang sampai Kebumen dan Gombong. Harapan ini lahir karena memang betul-betul dibutuhkan warga kami," tegas Lilis.
Selama ini, warga Kebumen harus transit atau menempuh jalur darat terlebih dahulu ke Kutoarjo. Kondisi ini menyedot dompet untuk biaya BBM, ongkos parkir, hingga menguras waktu dan tenaga akibat ancaman kemacetan di jalan raya.
Momen Pas: Rel Ganda & Kebumen Geopark Dunia
Pemkab Kebumen menilai, saat ini adalah momentum paling pas untuk mengeksekusi perpanjangan rute. Apalagi jalur lintas selatan Jawa sudah berstatus jalur ganda (double track). Perubahan rangkaian Commuter Line Prameks dari KRDE ke ekonomi kursi tegak yang berlaku sejak pertengahan Juni 2026 juga menjadi celah besar yang dimanfaatkan Pemkab Kebumen.
Jika rute ini resmi diperpanjang, ada tiga dampak besar (domino effect) yang siap dirasakan warga:
Akses Pendidikan Murah: Pelajar/mahasiswa Kebumen lebih mudah menuntut ilmu ke Jogja.
Ekonomi UMKM Melonjak: Menggeliatnya arus barang dan jasa antarwilayah.
Pariwisata Meroket: Akses wisatawan menuju kawasan Kebumen UNESCO Global Geopark makin terbuka lebar.
Lampu Hijau dari PT KAI
Bak gayung bersambut, PT KAI mengapresiasi tinggi sikap proaktif Pemkab Kebumen. Direktur Komersial PT KAI, Dendy Kurniawan, menegaskan komitmen BUMN transportasi ini untuk mewujudkan mimpi masyarakat Kebumen.
"Kami sangat mengapresiasi langkah Bu Bupati. Terkait keinginan extension Prameks sampai Kebumen dan Gombong, kami tentu siap mendukung. Secara teknis, kami segera berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan dan DJKA. Insyaallah, mudah-mudahan bisa segera terealisasi," ujar Dendy optimis.
Lobi ke Bandung ini menjadi bukti keseriusan Pemkab Kebumen, melengkapi manuver diplomasi sebelumnya dengan PT KAI pada Maret 2026 dan PT KAI Daop 5 Purwokerto pada Mei 2026. Kini, bola panas ada di tingkat koordinasi regulasi, dan warga Kebumen bisa mulai bersiap menyambut hadirnya Si Kereta Rakyat tepat di tanah kelahiran mereka.(*)








