Bulog Kebumen Simpan 13 Ribu Ton Beras, Anggota DPR RI Darori Wonodipuro: Persediaan Sangat Aman


Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Gerindra, Darori Wonodipuro, saat melakukan inspeksike Gudang Bulog Selang, Kebumen.(ft ist) 
PETANAHAN, (seputarkebumen.com)- Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Gerindra, Darori Wonodipuro, melakukan inspeksi langsung ke Gudang Bulog Selang, Kabupaten Kebumen, Jumat (15/5), guna memastikan kondisi cadangan pangan tetap aman di tengah masa panen dan distribusi beras.

Dalam peninjauan tersebut, Darori mengecek langsung stok beras yang tersimpan di gudang Bulog di Jalan Kutoarjo–Kebumen. Hasilnya, ia memastikan persediaan beras maupun kebutuhan pokok lainnya di wilayah Kebumen masih sangat mencukupi untuk beberapa bulan ke depan.

Menurut Darori, stok pangan yang tersedia saat ini berada dalam kondisi aman dengan kualitas yang tetap terjaga. Ia juga menyoroti adanya sebagian beras yang tampak memiliki warna berbeda dibandingkan umumnya.

Namun demikian, perbedaan warna tersebut dipastikan tidak memengaruhi kualitas maupun kelayakan konsumsi beras.

“Perubahan warna kemungkinan terjadi karena tanaman padi sempat terendam air saat panen atau proses pengeringan terkendala cuaca. Meski begitu kualitasnya tetap baik dan layak dikonsumsi,” ujar Darori saat meninjau gudang, didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kebumen, Teguh Yuliono.

Ia juga menyarankan agar stok beras dengan kondisi tersebut diprioritaskan lebih dahulu dalam proses distribusi kepada masyarakat agar kualitas tetap terjaga.

Berdasarkan data yang diterima saat kunjungan, penyaluran bantuan pangan di Kabupaten Kebumen sebanyak 4.380 ton telah terealisasi sepenuhnya. Sementara itu, total stok beras yang tersimpan di Bulog Kebumen mencapai sekitar 13.300 ton.

Cadangan tersebut disimpan di Gudang Bulog Selang serta enam gudang tambahan yang disewa untuk menunjang kapasitas penyimpanan.

Pihak Bulog memastikan kualitas beras tetap dijaga meski disimpan dalam jangka waktu lama. Perawatan gudang dilakukan rutin setiap bulan melalui penyemprotan anti hama. Jika ditemukan indikasi serangan hama, petugas segera melakukan fumigasi guna menjaga mutu beras tetap aman dikonsumsi.

Sementara itu, Pimpinan Cabang Bulog Magelang, Ihsan Sura Adilaga, menyebut wilayah kerjanya yang mencakup lima kabupaten dan satu kota saat ini memiliki stok sekitar 63 ribu ton beras.

“Stok sangat aman dan diperkirakan cukup hingga tahun depan karena Bulog masih terus melakukan penyerapan hasil panen petani,” jelas Ihsan.

Ia menambahkan, Bulog juga terus melakukan pembinaan kepada para mitra penggilingan padi, terutama penggilingan kecil yang masih menggunakan metode pengeringan manual.

Menurutnya, upaya tersebut mulai menunjukkan hasil positif dengan semakin banyaknya penggilingan yang beralih menggunakan mesin pengering modern dalam beberapa tahun terakhir.

Dengan stok pangan yang melimpah dan penyerapan gabah petani yang terus berjalan, Bulog optimistis ketahanan pangan di wilayah Kebumen dan sekitarnya tetap stabil serta aman menghadapi kebutuhan masyarakat ke depan.(*)