Rektor UNIMUGO Targetkan Fakultas Kedokteran Berdiri Maksimal Setahun


Rektor UNIMUGO, Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si (tengah) saat memberikan  sambuatan dalam acara Media Gathering Menuju UNIMUGO Unggul.(ft ist) 
GOMBONG (seputarkebumen.com)Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) menargetkan pembukaan Fakultas Kedokteran dapat terealisasi dalam kurun waktu satu tahun ke depan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar kampus untuk mempercepat capaian akreditasi institusi “Unggul”, sekaligus menjawab kebutuhan nasional terhadap tenaga dokter yang terus meningkat.

Rencana tersebut disampaikan langsung oleh Rektor UNIMUGO, Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si dalam kegiatan Media Gathering Menuju UNIMUGO Unggul yang digelar di kampus setempat pada Jumat (13/3/2026).

Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan kampus mulai dari Wakil Rektor I hingga IV, Biro Admisi, dosen, karyawan, serta insan pers yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kebumen.

Dalam kesempatan itu, Prof. Sofyan Anif menjelaskan bahwa proses pembangunan sarana fisik dan pemenuhan administrasi untuk pembukaan Fakultas Kedokteran akan dilakukan secara bersamaan.

“Target kami satu tahun. Saat ini ada angin segar dari Menteri Kesehatan terkait kebutuhan sekitar 260.000 dokter baru di Indonesia hingga tahun 2029. Muhammadiyah secara nasional juga diminta menambah sekitar 40 sampai 60 Fakultas Kedokteran baru,” ungkapnya.

Rektor UNIMUGO, Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si saat ditemui awak media.(ft ist) 
Terkait lokasi, Prof. Sofyan menegaskan bahwa induk Fakultas Kedokteran direncanakan tetap berada di Gombong. Hal ini meskipun sempat muncul usulan dari Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, agar fakultas tersebut dibuka di wilayah kota Kebumen.

Menurutnya, nama Gombong memiliki nilai historis dan kekuatan branding yang sudah dikenal luas, terlebih karena kedekatannya dengan Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gombong yang akan menjadi mitra strategis dalam pendidikan kedokteran.

“Secara ekonomi maupun ketenaran, nama Gombong memiliki daya tawar yang cukup kuat. Namun kami juga tetap berkomitmen melalui MoU dengan Bupati Kebumen bahwa pengembangan ke depan bisa dilakukan di wilayah Kebumen sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” jelas mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) tersebut.

Dari sisi sumber daya manusia, UNIMUGO juga mengaku sangat siap. Hal ini didukung oleh keberadaan RS PKU Muhammadiyah Gombong yang memiliki banyak dokter spesialis berpengalaman.

Bahkan selama ini, tenaga medis dari rumah sakit tersebut kerap diminta membantu proses pembelajaran di sejumlah perguruan tinggi lain, termasuk hingga ke Banjarmasin.

Selain mempersiapkan Fakultas Kedokteran, UNIMUGO juga merancang pembukaan sejumlah program studi baru. Di antaranya program magister (S2) Keperawatan, Psikologi, Aktuaria, hingga rencana pembentukan Fakultas Agama.

Saat ini UNIMUGO memiliki 13 program studi. Dari jumlah tersebut, sebanyak tujuh program studi diproyeksikan segera meraih akreditasi “Unggul” setelah Lebaran mendatang, sebagai syarat untuk pengajuan akreditasi institusi Unggul.(*)