![]() |
| Proses evakuasi korban akibat terpapar gas beracun.(ft ist) |
Korban pertama, Sudiman (55), warga RT 03 RW 01 Desa Tersobo, awalnya turun ke sumur sekitar pukul 10.30 WIB untuk mengambil timba yang jatuh. Namun, hanya berselang dua menit, ia berteriak meminta pertolongan karena mengalami lemas diduga akibat paparan gas di dalam sumur.
Melihat kondisi tersebut, Ari Susanto (40), warga setempat, berusaha memberikan pertolongan dengan turun langsung ke dalam sumur tanpa menggunakan alat pengaman. Tanpa disadari, sumur tersebut mengandung gas berbahaya. Dalam waktu singkat, Ari juga mengalami sesak napas dan akhirnya tidak sadarkan diri.
Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Kebumen, Basarnas, Damkar, PMI, TNI-Polri, relawan, serta masyarakat segera melakukan proses evakuasi. Korban pertama berhasil diangkat sekitar pukul 13.40 WIB, disusul korban kedua pada pukul 13.48 WIB.
Kedua jenazah kemudian dibawa ke RSUD Prembun untuk penanganan lebih lanjut. Proses evakuasi berlangsung lancar tanpa kendala berarti, dengan seluruh personel dalam kondisi aman.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat akan bahaya gas beracun di dalam sumur tertutup. Warga diimbau untuk tidak melakukan upaya penyelamatan tanpa peralatan keselamatan yang memadai karena berisiko tinggi terhadap keselamatan jiwa.(*)







