Ratusan Posko Mudik Siaga! GP Ansor Dirikan 267 Titik di Jateng, 18 Fokus Amankan Jalur Kebumen


Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Tengah, Muhamad Shidqon Prabowo, turun langsung ke lapangan memastikan kesiapan posko di wilayah Kebumen.(ft ist) 
KEBUMEN, (seputarkebumen)- Arus mudik Lebaran 2026 mendapat dukungan penuh dari Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) dengan mendirikan ratusan posko pelayanan di berbagai wilayah. Di Jawa Tengah, total sebanyak 267 posko mudik disiagakan, termasuk 18 titik strategis di Kabupaten Kebumen.

Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Tengah, Muhamad Shidqon Prabowo, turun langsung ke lapangan untuk memastikan kesiapan posko, salah satunya di wilayah Kebumen, Rabu (18/3/2026).

Menurutnya, pendirian posko mudik merupakan agenda rutin tahunan sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan dan kenyamanan pemudik. Bahkan, jumlah posko tahun ini disebut sebagai yang terbanyak dibandingkan wilayah lain di Indonesia.

“Tahun ini kita siapkan 267 posko di 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Ini menjadi yang terbanyak secara nasional,” ungkap Shidqon usai melakukan peninjauan.

Ia menegaskan, pengecekan dilakukan guna memastikan kesiapan personel serta kelengkapan fasilitas di setiap posko agar mampu memberikan pelayanan maksimal selama arus mudik berlangsung.

Rangkaian monitoring telah dilakukan di sejumlah daerah, mulai dari Pekalongan, Batang, Brebes, Tegal, hingga Banyumas Raya. Selanjutnya, tim akan melanjutkan pemantauan ke wilayah Purworejo, Solo Raya, dan Pati Raya.

Setiap posko, lanjut Shidqon, memiliki layanan beragam sesuai kebutuhan pemudik, seperti bengkel darurat, layanan pijat, hingga tempat istirahat yang nyaman. Ia juga mengingatkan seluruh personel untuk mengedepankan pelayanan yang ramah dan humanis.

Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Kebumen, Ahmad Amin Mustofa, menjelaskan bahwa 18 posko di Kebumen tersebar di jalur vital, mulai dari jalur pantai selatan hingga kawasan Jalan Daendels.

Tak hanya itu, GP Ansor Kebumen juga berkolaborasi dengan Kementerian Agama dalam menghadirkan masjid ramah pemudik. Menariknya, pelayanan turut melibatkan pemuda lintas iman, termasuk dari unsur gereja.

Keberadaan posko ini dinilai sangat membantu, terutama bagi pemudik yang melintasi jalur ekstrem seperti di Desa Srati, Kecamatan Ayah, yang dikenal dengan tanjakan curam dan tikungan tajam.

“Di titik rawan seperti itu, Banser membantu kendaraan yang kesulitan menanjak dengan mengganjal ban agar tidak mundur dan memicu kecelakaan,” jelasnya.

Dengan kesiapan ini, GP Ansor berharap perjalanan mudik masyarakat dapat berlangsung aman, nyaman, dan lancar hingga sampai ke kampung halaman.(*)