![]() |
| Acara puncak program Geber Ramadan 1447 H yang dibelae di Gedung Auditorium Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO).(ft ist) |
Antusiasme warga yang begitu tinggi membuat kapasitas aula tak mampu menampung seluruh peserta. Namun kondisi tersebut justru mencerminkan semangat masyarakat dalam menyambut Ramadan dengan penuh gairah ibadah.
Acara yang memadukan Pengajian Akbar dan pengundian hadiah ini dihadiri langsung oleh Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, bersama sejumlah tokoh penting daerah, di antaranya Ketua PCM Gombong Mohammad Yahya Fuad, anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Faiz Alauddien Reza Mardhika, Wakil Ketua DPRD Kebumen Khalisha Adelia Aziza, serta para tokoh agama dan unsur pimpinan daerah lainnya.
Program yang digagas Masjid An-Nur Gombong bersama Tradha Group dan PCM Gombong ini mengusung semangat “Geber”—Gerakan Berkah Ramadan. Jamaah diajak untuk memakmurkan masjid melalui salat Tarawih dan Subuh berjamaah, yang kemudian diapresiasi melalui kupon undian berhadiah.
Ketua PCM Gombong, Mohammad Yahya Fuad, mengungkapkan bahwa program ini telah memasuki tahun ketiga dan terus menunjukkan perkembangan signifikan.
“Geber bukan sekadar program, tetapi gerakan untuk meraih keberkahan. Ibadah tetap harus dilandasi niat lillahi ta’ala,” ujarnya, seraya menyampaikan permohonan maaf atas keterbatasan tempat.
Sementara itu, Pengasuh Asrama Pelajar An-Nur Gombong, Ustaz Wahyudi, menyebutkan bahwa kegiatan ini kini melibatkan lebih dari 70 masjid dan musala. Bahkan, rangkaian kegiatan telah dimulai sejak sebelum Ramadan melalui pawai keliling desa untuk mengajak masyarakat menghidupkan masjid.
Dalam sambutannya, Bupati Lilis Nuryani memberikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi penyelenggaraan Geber Ramadan yang dinilai mampu memperkuat nilai keagamaan sekaligus mempererat kebersamaan warga.
“Kegiatan seperti ini membuat masjid semakin hidup dan memperkuat silaturahmi masyarakat,” tuturnya.
Sebagai bentuk dukungan, Bupati secara spontan menambahkan hadiah uang tunai sebesar Rp5 juta bagi jamaah.
Suasana semakin khidmat saat tausiyah disampaikan oleh Ustaz H. Saijan dari Yogyakarta. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan serta menyadari kepastian kematian sebagai motivasi meningkatkan kualitas ibadah.
Ia juga mengaku terkesan dengan besarnya antusiasme masyarakat.
“Ini salah satu pengajian dengan jamaah terbanyak yang pernah saya hadiri,” ungkapnya.
Sebagai penutup, panitia menggelar pengundian hadiah spektakuler bagi jamaah yang istiqamah beribadah. Berbagai hadiah menarik dibagikan, mulai dari peralatan elektronik, sepeda motor, hingga hadiah utama berupa tiket umrah yang menjadi daya tarik utama acara.
Tak hanya itu, momentum ini juga dimanfaatkan untuk mengumumkan pemenang lomba Masjid Q Bersih & Indah. Masjid Mujahidin Kalitengah keluar sebagai juara pertama dengan nilai 86,8 dan berhak atas hadiah Rp5 juta. Posisi kedua diraih Masjid Ar Rahman Kauman Gombong, disusul Masjid Nurul Falah Kedungpuji di peringkat ketiga.
Penghargaan khusus turut diberikan kepada Masjid Al Istiqomah Sidayu sebagai Masjid Kreatif karena ramah disabilitas, serta Masjid Nururohmah Wonokriyo sebagai Masjid Inspiratif berkat keberhasilannya menggerakkan jamaah terbanyak.
Melalui ajang ini, diharapkan seluruh pengelola masjid semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan, kebersihan, serta menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan umat yang inklusif dan penuh keberkahan.(*)







