![]() |
| Petugas dan warga saat bergotong royong memperbaiki rumah milik Tameja (74), warga Dukuh Semampir RT 03 RW 03.(ft ist) |
Bangunan dapur berukuran kurang lebih 6 x 6 meter itu milik Tameja (74), warga Dukuh Semampir RT 03 RW 03. Dinding bata merah dan atap genteng yang telah rapuh akhirnya menyerah diterpa hujan deras disertai angin kencang.
Beruntung, saat kejadian korban tengah beristirahat di bagian rumah utama sehingga tidak ada korban jiwa.
Kapolres Kebumen, I Putu Bagus Krisna Purnama, memastikan jajaran kepolisian bergerak cepat begitu menerima laporan.
“Anggota Polsek Karanggayam langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP. Muspika juga turun melakukan peninjauan,” jelasnya.
Tak hanya aparat kepolisian, tim tanggap bencana Kecamatan Karanggayam yang tergabung dalam KSATRIA (Kecamatan Siaga dan Tangguh Atasi Risiko Bencana) turut melakukan asesmen serta penanganan awal di lokasi.
Warga bersama aparat kemudian bergotong royong membersihkan material bangunan yang roboh. Bantuan sembako juga disalurkan untuk meringankan beban korban.
Kapolres mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah musim hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang.
Secara geografis, wilayah Kabupaten Kebumen memang memiliki sejumlah titik rawan bencana hidrometeorologi seperti longsor, banjir, dan pohon tumbang. Karena itu, kewaspadaan dan solidaritas warga menjadi kunci meminimalkan risiko saat cuaca ekstrem melanda.(*)












