![]() |
| Petugas saat mengecek TKP kebakaran pabrik tahu di Desa Klegenwonosari, Kecamatan Klirong.(ft ist) |
![]() |
| Petugas saat mengecek TKP kebakaran pabrik tahu di Desa Klegenwonosari, Kecamatan Klirong.(ft ist) |
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menjelaskan, saat kejadian proses produksi tahu tengah berlangsung di lantai satu dengan menggunakan bahan bakar kayu.
Api pertama kali diketahui oleh anak pemilik rumah yang melihat kepulan asap keluar dari ventilasi kamar di lantai dua. Saat diperiksa, kamar tersebut sudah dalam kondisi terbakar.
“Begitu mengetahui kejadian itu, keluarga segera melaporkan ke Polsek Klirong dan menghubungi petugas pemadam kebakaran dari Kecamatan Petanahan,” jelas Kapolres.
Petugas bergerak cepat dan berhasil memadamkan api sebelum merembet ke seluruh bangunan.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara, polisi menduga kebakaran dipicu panas berlebih dari cerobong asap yang melintas di kamar lantai dua. Suhu tinggi diduga mengenai lemari plastik dan material kayu di sekitarnya hingga akhirnya memantik api. Sementara itu, meteran listrik di lokasi dipastikan dalam kondisi normal.
Akibat kejadian tersebut, sejumlah bagian bangunan berbahan kayu hangus terbakar, termasuk kasur, lemari plastik, serta kaca jendela yang pecah akibat panas. Kerugian ditaksir mencapai jutaan rupiah.
Polisi pun mengimbau para pelaku usaha rumahan agar lebih memperhatikan sistem keamanan produksi, terutama instalasi pembuangan panas dan bahan mudah terbakar, guna mencegah kejadian serupa terulang.(*)