KDMP Adiluhur Jadi Koperasi Desa Merah Putih Pertama Gelar RAT Terbuka di Kebumen


Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Adiluhur, Kecamatan Adimulyo saat menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 secara terbuka di Gedung Balai Desa Adiluhur.(ft ist) 
KEBUMEN, (seputarkebumen.com)- Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Adiluhur, Kecamatan Adimulyo, mencatatkan tonggak penting dalam perjalanan koperasi desa di Kabupaten Kebumen. KDMP Adiluhur menjadi koperasi desa merah putih pertama yang menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 secara terbuka, bertempat di Gedung Balai Desa Adiluhur, Senin (9/2/2026).

RAT tersebut dihadiri perwakilan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Kebumen, Camat Adimulyo, Kapolsek Adimulyo, Asisten Bisnis Kementerian Koperasi Kecamatan Adimulyo, serta mitra usaha strategis Pimpinan KSP Nasari Cabang Kebumen.

Perwakilan Disperindagkop UKM Kabupaten Kebumen, Wegig Wijaya, memberikan apresiasi tinggi atas langkah KDMP Adiluhur yang dinilainya mencerminkan semangat transparansi dan tata kelola koperasi yang sehat.

“KDMP Adiluhur menjadi koperasi desa merah putih pertama di Kabupaten Kebumen yang menyelenggarakan RAT secara terbuka. Ini patut menjadi contoh bagi koperasi desa lainnya,” ujarnya.

RAT Tahun Buku 2025 mengagendakan penyampaian Laporan Pertanggungjawaban Pengurus dan Pengawas, serta pembahasan dan pengesahan Rencana Kerja dan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Koperasi (RAPBK) Tahun 2026.

Ketua KDMP Adiluhur, Teguh Rustadi, menegaskan bahwa RAT merupakan forum tertinggi dalam koperasi sekaligus wujud tanggung jawab pengurus kepada seluruh anggota.

“RAT ini menjadi sarana untuk menyampaikan capaian kinerja koperasi sepanjang 2025, sekaligus pemenuhan kewajiban konstitusional pengurus kepada anggota,” jelasnya.

Dalam forum tersebut, anggota koperasi secara bulat menyetujui laporan pertanggungjawaban pengurus dan pengawas. Meski demikian, hasil usaha pada Tahun Buku 2025 diakui belum optimal akibat keterbatasan permodalan, sehingga Sisa Hasil Usaha (SHU) yang diperoleh masih relatif kecil.

“Kondisi ini tidak menghambat jalannya operasional kesekretariatan. Fungsi kantor tetap berjalan optimal sebagai pusat administrasi dan koordinasi koperasi,” tambah Teguh.

RAT juga menjadi momentum strategis dengan dipaparkannya rencana kolaborasi usaha antara KSP Nasari dan KDMP Adiluhur. Kerja sama tersebut diarahkan pada pembukaan unit usaha baru berupa gerai obat-obatan pertanian, guna menjawab kebutuhan masyarakat desa sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi anggota.

“Melalui RAT ini, arah pengembangan KDMP Adiluhur ke depan semakin jelas, terukur, dan berorientasi pada kebutuhan anggota,” pungkasnya.(*)