Konvoi Sajam Dibubarkan, Tujuh Remaja Diamankan Polisi di Buayan


Polisi mengamankan remaja saat diduga hendak melakukan bentrok di Buayan.(ft ist) 
BUAYAN, (seputarkebumen.com)- Aksi tawuran antarkelompok remaja berhasil digagalkan aparat kepolisian di wilayah Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen, Minggu dini hari, 8 Februari 2026. Tujuh remaja diamankan saat diduga hendak melakukan bentrokan dengan membawa senjata tajam.

Pengungkapan tersebut bermula dari laporan masyarakat yang resah melihat sekelompok pengendara sepeda motor konvoi sambil membawa senjata tajam di wilayah Desa Buayan. Informasi itu diterima polisi sekitar pukul 02.45 WIB.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menjelaskan, petugas Polsek Buayan bersama warga langsung bergerak cepat menindaklanjuti laporan tersebut. Hasilnya, tujuh remaja berhasil diamankan sekitar pukul 03.00 WIB sebelum aksi kekerasan terjadi.

“Dari pengakuan awal, mereka berencana bertemu kelompok lain dari wilayah Sempor untuk melakukan tawuran di perbatasan Kecamatan Rowokele,” ungkap AKBP Putu saat dikonfirmasi, Minggu (8/2/2026).

Ketujuh remaja tersebut diketahui berasal dari Kecamatan Puring. Sebagian masih berstatus pelajar tingkat SMP dan SMK, sementara lainnya sudah tidak lagi bersekolah. Dalam pengamanan itu, polisi turut menyita barang bukti berupa tiga bilah celurit panjang, tiga unit sepeda motor, serta dua unit telepon seluler.

Kapolsek Buayan Iptu Walali Saebani menambahkan, para remaja diamankan di depan sebuah SMP di wilayah Buayan setelah petugas melakukan penyisiran berdasarkan ciri-ciri yang disampaikan warga.

“Selanjutnya mereka kami bawa ke Polsek Buayan untuk dilakukan pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut,” jelas Iptu Saebani.

Selain proses hukum sesuai ketentuan, kepolisian juga menyiapkan langkah pembinaan. Orang tua, perangkat desa, serta pihak sekolah akan dipanggil, khususnya bagi remaja yang masih berstatus pelajar.

“Penegakan hukum tetap berjalan, namun pembinaan menjadi bagian penting. Kami ingin mencegah generasi muda terjerumus dalam aksi kekerasan yang bisa berdampak fatal,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, ketujuh remaja masih diamankan di Mapolsek Buayan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.(*)