![]() |
| Yayasan Kematian Tri Dharma menyalurkan bantuan 1500 paket beras kepada warga kurang mampu.(ft ist) |
Kegiatan bakti sosial ke-5 sepanjang 2026 tersebut berlangsung di Yayasan Tri Dharma Kebumen pada Selasa (20/10/2026). Dalam kegiatan ini, sebanyak 1.500 paket beras disalurkan, dengan setiap paket berisi 4 kilogram.
Bantuan tersebut menyasar masyarakat berpenghasilan rendah, tukang becak, hingga petugas kebersihan jalan yang sehari-hari bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Penyaluran bantuan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian yayasan terhadap masyarakat yang membutuhkan uluran tangan. Melalui bantuan bahan pokok tersebut, yayasan berharap dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan sekaligus meringankan beban pengeluaran rumah tangga para penerima manfaat.
Ketua Yayasan Penolong Kematian Tri Dharma Kebumen, Henky Halim, mengatakan kegiatan bakti sosial tersebut merupakan wujud kepedulian terhadap sesama, khususnya masyarakat yang membutuhkan bantuan.
Ia berharap bantuan beras yang disalurkan dapat memberikan manfaat nyata bagi para penerima, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok keluarga.
“Harapan kami, bantuan beras ini bisa sedikit meringankan beban masyarakat kurang mampu. Semoga apa yang kami berikan dapat bermanfaat dan membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Henky Halim.
Bantuan dari Donatur Jakarta dan Kebumen
Henky menjelaskan, bantuan beras dalam kegiatan bakti sosial tersebut berasal dari dukungan para donatur yang berada di Jakarta maupun Kebumen. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan kegiatan sosial yang dilakukan yayasan.
Menurutnya, kepedulian para donatur menunjukkan bahwa semangat berbagi dapat tumbuh tanpa dibatasi jarak. Bantuan yang dihimpun kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Henky pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur yang selama ini aktif memberikan dukungan bagi kegiatan sosial Yayasan Tri Dharma Kebumen.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh donatur, baik yang berada di Jakarta maupun di Kebumen, yang terus aktif memberikan bantuan. Semoga semua donatur senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran rezeki, serta keberkahan dalam setiap langkahnya,” ungkapnya.
![]() |
| Muhlisin dan istri saat menerima bantuan beras dari Yayasan Tri Dharma Kebumen.(ft ist) |
Penerima Bantuan Merasa Terbantu
Salah seorang penerima bantuan, Muhlisn, warga Gang Melati, Kebumen, mengaku bersyukur atas bantuan beras yang diterimanya. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.
Ia berencana membawa pulang beras tersebut untuk dimasak dan dikonsumsi bersama keluarga.
“Bantuan ini sangat membantu. Terima kasih kepada Yayasan Tri Dharma dan para donatur yang sudah peduli kepada masyarakat seperti kami. Semoga kebaikan ini dibalas dengan rezeki yang lancar dan kesehatan,” ungkapnya.
Bagi masyarakat berpenghasilan rendah, bantuan bahan pokok seperti beras memiliki arti penting karena dapat membantu mengurangi pengeluaran rumah tangga. Terlebih, beras merupakan salah satu kebutuhan utama yang harus tersedia setiap hari.
Melalui penyaluran 1.500 paket beras tersebut, Yayasan Penolong Kematian Tri Dharma Kebumen berharap semangat gotong royong dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat.
Dengan dukungan para donatur dari Jakarta dan Kebumen, Yayasan Tri Dharma Kebumen berharap dapat terus menjalankan kegiatan sosial secara berkelanjutan dan memperluas manfaatnya bagi masyarakat, khususnya warga kurang mampu di Kabupaten Kebumen.(*)







