![]() |
| Kapolres Kebumen AKBP Rachmad C. Yusuf saat bersama siswa SMKN 2 Kebumen.(ft ist) |
Pesan tersebut disampaikan AKBP Rachmad saat bertindak sebagai inspektur upacara bendera di SMK Negeri 2 Kebumen, Senin (26/10/2026) pagi. Upacara yang dimulai pukul 07.00 WIB itu diikuti Kepala SMK Negeri 2 Kebumen Joni Hariyanto, para guru, staf, dan siswa. Hadir pula Kasat Lantas Polres Kebumen AKP Seno Hartanto serta Kasat Binmas Polres Kebumen AKP Joyo Suharto.
Dalam amanatnya, Kapolres menegaskan bahwa narkoba menjadi salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian serius. Karena itu, para pelajar diminta menjaga diri dan tidak sekali-kali mencoba barang terlarang tersebut, apa pun jenisnya.
“Jangan sekali-kali mendekati maupun mencoba menggunakan narkoba dalam jenis apa pun. Saat ini kasus narkoba cukup banyak ditangani Polres Kebumen,” kata AKBP Rachmad.
Menurutnya, upaya pemberantasan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan aparat kepolisian. Peran keluarga, sekolah, dan lingkungan pergaulan juga penting untuk melindungi generasi muda dari pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan.
Ia meminta para siswa lebih selektif dalam memilih teman bergaul dan berani menolak ajakan yang mengarah pada penyalahgunaan narkoba maupun tindakan melanggar hukum.
Selain narkoba, AKBP Rachmad mengingatkan pelajar agar tidak terlibat tawuran dan kelompok gangster. Ia juga menyoroti perilaku berkendara secara ugal-ugalan yang berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas.
Menurutnya, keselamatan di jalan raya harus menjadi perhatian setiap pengguna jalan, termasuk kalangan pelajar. Berkendara bukan sekadar soal sampai di tujuan, tetapi juga menyangkut keselamatan diri sendiri dan orang lain.
Kapolres juga menaruh perhatian pada kebiasaan pelajar dalam mengakses media sosial. Di tengah derasnya arus informasi digital, siswa diharapkan mampu membedakan informasi yang benar dengan kabar bohong atau hoaks yang sengaja disebarkan untuk tujuan tertentu.
“Silakan para siswa memfilter konten maupun informasi karena saat ini banyak berita hoaks yang berkembang dengan tujuan negatif,” ujarnya.
Ia mengimbau para pelajar agar tidak langsung mempercayai ataupun menyebarkan informasi yang diterima melalui media sosial. Memeriksa sumber, membandingkan informasi, dan memastikan kebenarannya menjadi langkah penting agar tidak ikut menyebarkan kabar yang menyesatkan.
Kehadiran Kapolres dalam upacara di lingkungan sekolah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mendekatkan kepolisian dengan masyarakat, khususnya kalangan generasi muda.
AKBP Rachmad mengatakan, pendekatan langsung kepada masyarakat sejalan dengan slogan Polri, “Polisi Bersama Masyarakat”. Melalui komunikasi dan kehadiran di lingkungan pendidikan, kepolisian berharap dapat membangun hubungan yang baik dengan para pelajar sekaligus menumbuhkan kesadaran untuk menaati hukum.
Pada kesempatan itu, Kapolres juga berpesan agar siswa senantiasa menghormati guru dan mengikuti kegiatan pembelajaran dengan sungguh-sungguh. Menurutnya, kedisiplinan, sikap saling menghargai, dan perilaku positif merupakan bagian penting dalam membentuk karakter generasi muda.
Ia berharap SMK Negeri 2 Kebumen mampu mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki keterampilan dan pengetahuan, tetapi juga berkarakter baik, berprestasi, serta dapat menjadi teladan bagi lingkungan sekitarnya.
Melalui pesan tersebut, para pelajar diharapkan mampu memanfaatkan masa sekolah untuk mengembangkan potensi diri, menjaga pergaulan, dan mempersiapkan masa depan tanpa terjerumus dalam perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.(*)






