Pelajaran Berharga dari Kamboja: Pemkab Kebumen Imbau Warga Waspada Iming-Iming Kerja Luar Negeri


Bupati Lilis saat berkunjung dirumah keluarga Tino di Jatisari, Kebumen.(ft ist) 
KEBUMEN, (seputarkebumen.com)-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen bergerak cepat memfasilitasi pemulangan Tino, seorang warga Kebumen yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kamboja. Proses pemulangan ini terlaksana berkat sinergi antara Pemkab Kebumen, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Dinas Tenaga Kerja, serta Kementerian Luar Negeri.

Bupati Kebumen Lilis Nuryani menyampaikan bahwa seluruh persiapan kepulangan, termasuk tiket penerbangan, telah disiapkan. Saat ini, pihak berwenang tinggal menunggu penyelesaian proses administrasi akhir.

"Tiket sudah kami belikan untuk kepulangan tanggal 20 September. Saat ini masih menunggu proses administrasi. Kami bantu Mas Tino sampai pulang ke Kebumen," ujar Bupati Lilis saat melakukan kunjungan langsung ke rumah keluarga Tino di Jatisari, Kebumen, Rabu (16/9/2026).

Selama berada di Kamboja, Tino diketahui dipekerjakan sebagai operator server judi online dan sempat mengalami tindak kekerasan di tempat kerja.

Menanggapi kasus ini, Bupati Lilis menegaskan bahwa peristiwa tersebut menjadi perhatian serius Pemkab Kebumen. Hal ini sekaligus menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai tawaran pekerjaan di luar negeri, khususnya yang menjanjikan gaji tinggi secara tidak wajar.

Sebagai langkah pencegahan agar kasus serupa tidak terulang, masyarakat diimbau untuk selalu memastikan legalitas setiap tawaran kerja melalui Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kebumen sebelum memutuskan berangkat ke luar negeri. Verifikasi resmi ini dinilai krusial guna menekan risiko warga terjaring sindikat perdagangan orang.(*)