![]() |
| Petugas saat melakukan pemadaman api yang membakar rumah milik Ahmad Sumedi (65), warga Desa Gumawang RT 02 RW 02, Kecamatan Kuwarasan.(ft ist) |
Peristiwa terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu Ahmad bersama istrinya tengah berada di dalam kamar ketika tiba-tiba mendengar suara letupan dari arah dapur rumah.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menjelaskan, suara tersebut membuat korban teringat bahwa sebelumnya sedang memasak air menggunakan tungku kayu atau pawon yang belum dipadamkan.
“Saat korban menuju dapur, api sudah membesar dan membakar bagian dapur rumah,” ujar Kapolres, Sabtu (20/6/2026).
Korban sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun kobaran api terus membesar lantaran di sekitar tungku terdapat tumpukan kayu bakar kering yang mudah tersulut.
Warga yang mengetahui kejadian itu segera berdatangan untuk membantu. Meski demikian, upaya pemadaman secara mandiri belum mampu mengendalikan kobaran api.
Menerima laporan dari masyarakat, personel Polsek Kuwarasan langsung menuju lokasi bersama anggota Koramil Kuwarasan, pemerintah desa, dan petugas pemadam kebakaran. Sebanyak empat unit mobil pemadam beserta 10 personel Damkar Gombong diterjunkan untuk menjinakkan api.
Setelah berjibaku melakukan pemadaman, petugas akhirnya berhasil mengendalikan kobaran api sehingga tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Dari hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu api dari tungku kayu yang masih menyala saat ditinggalkan pemilik rumah. Api kemudian menjalar ke tumpukan kayu bakar di sekitar dapur hingga menyebabkan kebakaran.
“Dugaan sementara, api berasal dari tungku kayu yang masih menyala dan ditinggalkan pemilik rumah. Api kemudian menyambar kayu bakar yang berada di sekitar dapur,” jelas AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.
Petugas kepolisian telah melakukan pendataan terhadap korban dan saksi-saksi, membantu proses penanganan di lokasi, serta melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab kebakaran.
Kapolres mengimbau masyarakat untuk lebih waspada saat menggunakan tungku kayu maupun peralatan memasak lainnya. Ia mengingatkan agar api dipastikan benar-benar padam sebelum dapur ditinggalkan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Naskah ini dibuat lebih ringkas, kuat di bagian lead, dan lebih nyaman dibaca untuk media online maupun portal berita daerah.(*)







