![]() |
| Acara Apresiasi Bunda PAUD Tingkat Kabupaten Kebumen Tahun 2026 yang digelar di Mexolie Hotel.(ft ist) |
KEBUMEN, (seputarkebumen.com)- Pemerintah Kabupaten Kebumen bergerak cepat menyelaraskan kebijakan pendidikan daerah dengan program prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengenai Wajib Belajar (Wajar) 13 Tahun. Ke depan, anak-anak di Kebumen diarahkan untuk menyelesaikan pendidikan di bangku Taman Kanak-Kanak (TK) terlebih dahulu sebagai fondasi utama sebelum melangkah ke Sekolah Dasar (SD).
Langkah strategis ini diambil untuk mematangkan karakter anak sejak dini, sekaligus mendongkrak Angka Partisipasi Kasar (APK) PAUD Kebumen yang saat ini masih tertahan di angka 48 persen.
Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kebumen, Agus Sunaryo, dalam agenda Apresiasi Bunda PAUD Tingkat Kabupaten Kebumen Tahun 2026 yang digelar di Mexolie Hotel, Selasa (23/6/2026).
"Wajib belajar 13 tahun ini konsepnya bukan menambah jenjang di tingkat atas, melainkan memperluasnya ke bawah dengan mewajibkan pendidikan anak usia dini," jelas Agus dalam laporannya.
Agus juga mengimbau seluruh Bunda PAUD di tingkat kecamatan untuk bergerak masif menghidupkan lembaga TK di wilayah masing-masing. Terlebih, saat ini masih ada beberapa desa di Kebumen yang belum memiliki fasilitas TK. Padahal, ke depannya ijazah atau jenjang TK akan menjadi salah satu syarat penting untuk mendaftar ke SD.
Aturan Ketat Masuk SD: Usia di Bawah 6 Tahun Wajib Rekomendasi Psikolog
Demi menyukseskan program ini, Disdikpora Kebumen memperketat Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SD.
Aturan Usia: Anak di bawah usia 6 tahun kini dilarang langsung mendaftar SD.
Pengecualian: Anak yang berusia minimal 5,5 tahun diperbolehkan mendaftar, dengan catatan wajib mengantongi rekomendasi tertulis dari psikolog profesional yang menyatakan anak tersebut memiliki kecerdasan istimewa (jenius).
Kebijakan tegas ini diharapkan mampu mengembalikan anak usia 5–6 tahun ke bangku TK, sehingga target peningkatan APK PAUD daerah dapat tercapai secara maksimal.
Sinergi dan Apresiasi untuk Bunda PAUD
Acara rutin tahunan ini dihadiri langsung oleh Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, selaku Bunda PAUD Kabupaten Kebumen. Turut mendampingi Ketua Pokja Bunda PAUD Kus Haryati, Kadis PMD Budhi Suwanto, serta para pengawas TK/SD dan Bunda PAUD Kecamatan se-Kabupaten Kebumen.
Dalam arahannya, Bupati Lilis Nuryani menyampaikan apresiasi mendalam kepada para Bunda PAUD kecamatan yang selama ini menjadi garda terdepan di masyarakat. Menurutnya, PAUD adalah fondasi awal yang menentukan masa depan generasi emas Kebumen.
"Peran Ibu-Ibu sekalian mungkin terlihat sederhana, namun dampaknya luar biasa bagi masa depan daerah. Mari kita perkuat kolaborasi di tingkat kecamatan agar program Wajar 13 Tahun ini sukses, sehingga anak-anak Kebumen tumbuh sehat, bahagia, dan siap belajar," tutur Lilis.
Di sisi lain, rangkaian lomba yang diadakan dalam acara ini disebut Agus Sunaryo sebagai ruang untuk saling berbagi inovasi (good practices) antar-kecamatan. Para pemenang yang terpilih nantinya akan dipersiapkan untuk mewakili Kabupaten Kebumen di ajang apresiasi serupa, baik di tingkat provinsi maupun nasional.(*)







