Dedikasi Budaya Berbuah Penghargaan: Pembina Pakasa Kebumen Saiful Hadi Dianugerahi Gelar KRAT dari Keraton Surakarta


Acara perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-6 Paguyuban Kawula Keraton Surakarta (PAKASA) Cabang Kebumen di Kampus Politknik Piksi Ganesha Kebumen.(ft ist) 
KEBUMEN, (seputarkebumen.com)- Momentum bersejarah dan sarat makna budaya terjadi pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-6 Paguyuban Kawula Keraton Surakarta (PAKASA) Cabang Kebumen. Bertempat di Kampus Politknik Piksi Ganesha Kebumen pada Senin (22/06/2026), acara ini menjadi sangat istimewa dengan dianugerahkannya kenaikan gelar kebangsawanan kepada Pembina Pakasa sekaligus Ketua DPC PDIP Kebumen, Saiful Hadi, S.Kom.

​Gelar yang semula KRT (Kanjeng Raden Tumenggung) resmi ditingkatkan menjadi KRAT (Kanjeng Raden Arya Tumenggung) Saiful Hadi Rumekso Adinegoro. Serat Kekancingan (surat keputusan) ini diserahkan langsung oleh perwakilan Keraton Surakarta Hadiningrat, KP Siswanto Diningrat beserta anggota dinasti keraton.

​Pemberian gelar ini merupakan bentuk penghargaan tertinggi dan pengakuan resmi dari Lembaga Dewan Adat Keraton Surakarta atas dedikasi, loyalitas, serta kontribusi nyata Saiful Hadi dalam menjaga, merawat, dan melestarikan eksistensi kebudayaan Jawa, khususnya di wilayah Kabupaten Kebumen.

Komitmen Merawat Sejarah dan Kebersamaan

​Dalam sambutannya, KRAT Saiful Hadi Rumekso Adinegoro mengingatkan kembali sejarah besar bangsa yang mulanya digerakkan oleh fondasi kultural keraton.

​"Keraton yang pertama kali menyatakan dan memberikan dukungan penuh terhadap berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah Keraton Surakarta. Pintu Pakasa terbuka lebar, karena bergabung di paguyuban ini tidak harus memiliki darah atau anggota keraton, melainkan siapa saja yang peduli pada kebudayaan," ujar Saiful Hadi.

​Ia juga menambahkan pesan penutup yang sarat akan nilai kehidupan, "Sing penting berjuang dan memberi manfaat bagi sesama."

Pakasa Kebumen: Mengutamakan Kualitas dan Manfaat

​PAKASA sendiri merupakan organisasi legendaris yang didirikan sejak era Sri Susuhunan Pakubuwana X pada 25 November 1931. Di Kebumen, organisasi ini terus bertumbuh dengan mengusung visi "Menjaga Regenerasi Pelestarian Budaya Nusantara."

​Ketua PAKASA Cabang Kebumen, KRAP Arif Priyantoro Reksaningrat, menegaskan bahwa tantangan terbesar saat ini adalah bagaimana membuat generasi muda tetap bangga dengan akarnya.

​"Budaya bukan sekadar masa lalu yang ditonton, tapi identitas yang harus terus dihidupkan. Di usia ke-6 ini, Pakasa Kebumen berkomitmen menjadi motor penggerak agar adat istiadat kita tidak tergerus zaman," tegas KRAP Arif Priyantoro.

​Pujian pun datang dari perwakilan Keraton Surakarta, KP Siswanto Diningrat. Beliau menyebut Cabang Kebumen memiliki karakteristik unik yang membedakannya dengan cabang lain.

​"Pakasa Kebumen ini berbeda dan luar biasa. Mereka tidak sekadar mengutamakan kuantitas atau banyaknya jumlah anggota, melainkan lebih menitikberatkan pada kualitas pergerakan dan seberapa besar kebermanfaatan yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat luas," ungkap KP Siswanto.

​Acara yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri oleh jajaran pengurus, budayawan, serta para mahasiswa Pixi Ganesha Kebumen yang antusias menyaksikan prosesi adat dan syiar budaya tersebut. Melalui momentum ini, PAKASA Kebumen berharap dapat terus memperluas jaringan dan memberikan dampak sosial-budaya yang semakin berkembang di masa depan.(*) 

Flyer Informasi