![]() |
| BPJS Kesehatan Cabang Kebumen, saat melakukan kegiatan Skrining Riwayat Kesehatan tenaga dan relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kaliboto, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo.(ft ist) |
PURWOREJO, (seputarkebumen.com) – Komitmen meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan terus dilakukan BPJS Kesehatan Cabang Kebumen. Salah satunya melalui kegiatan Skrining Riwayat Kesehatan yang menyasar tenaga dan relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kaliboto, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo.
Kegiatan yang diikuti seluruh tenaga dan relawan SPPG Kaliboto tersebut menjadi langkah nyata dalam mendorong deteksi dini berbagai faktor risiko penyakit. Melalui skrining, peserta dapat mengetahui kondisi kesehatannya sejak awal sehingga dapat segera mengambil langkah pencegahan apabila ditemukan potensi gangguan kesehatan.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kebumen, Dina Diana Permata, menegaskan bahwa Skrining Riwayat Kesehatan merupakan salah satu layanan yang dapat dimanfaatkan peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk mengenali risiko penyakit sebelum menimbulkan dampak yang lebih serius.
"Program JKN tidak hanya hadir saat peserta membutuhkan pengobatan, tetapi juga mendorong masyarakat untuk tetap sehat melalui berbagai upaya promotif dan preventif. Salah satunya melalui Skrining Riwayat Kesehatan yang membantu peserta mengetahui faktor risiko penyakit yang mungkin dimiliki," ujar Dina, Jumat (5/6).
Menurutnya, tenaga dan relawan SPPG memiliki peran strategis dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat. Karena itu, kesehatan para pelaksana program juga perlu menjadi perhatian agar mereka dapat menjalankan tugas secara optimal.
"Para tenaga dan relawan SPPG merupakan garda terdepan dalam mendukung peningkatan kualitas gizi masyarakat. Dengan kondisi kesehatan yang baik, mereka dapat bekerja lebih produktif dan memberikan pelayanan terbaik. Kami juga berharap para peserta semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan sekaligus memastikan kepesertaan JKN tetap aktif," tambahnya.
Apresiasi terhadap kegiatan tersebut disampaikan Ketua Yayasan Nastiri Harapan Mulia, Supeniwati. Ia menilai skrining kesehatan sangat bermanfaat bagi para relawan dan tenaga SPPG yang setiap hari menjalankan aktivitas padat dalam melayani masyarakat.
"Kami sangat berterima kasih kepada BPJS Kesehatan atas terselenggaranya kegiatan ini. Skrining kesehatan membantu kami mengetahui kondisi kesehatan para relawan dan tenaga yang bertugas sehingga dapat menjadi langkah awal dalam menjaga kesehatan mereka," ungkapnya.
Supeniwati juga mengaku bersyukur dengan hadirnya Program JKN yang telah memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat, termasuk para pekerja di lingkungan SPPG.
"Program JKN memberikan rasa aman bagi para pekerja karena mereka memiliki jaminan kesehatan yang dapat dimanfaatkan saat membutuhkan pelayanan medis. Ini tentu sangat membantu dalam mendukung aktivitas mereka sehari-hari," katanya.
Hal senada disampaikan Kepala SPPG Kaliboto, Adi Candra P. Menurutnya, Program JKN telah memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam mempermudah akses terhadap layanan kesehatan.
"Terima kasih kepada BPJS Kesehatan yang telah mengadakan kegiatan ini. Program JKN sangat membantu para tenaga SPPG. Ketika membutuhkan pelayanan kesehatan, mereka dapat mengakses layanan tanpa harus khawatir mengalami kesulitan biaya maupun prosedur," ujarnya.
Melalui kegiatan skrining kesehatan ini, BPJS Kesehatan berharap semakin banyak peserta JKN yang memanfaatkan layanan promotif dan preventif untuk mendeteksi risiko penyakit sejak dini. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya memperoleh perlindungan saat sakit, tetapi juga mampu menjaga kesehatan agar tetap produktif dan berkualitas dalam menjalani aktivitas sehari-hari. (*)






