![]() |
| Universitas Putra Bangsa memperkuat kolaborasi dengan Bawaslu Kabupaten Kebumen melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) sekaligus pembukaan Kelas Penyelesaian Sengketa Pemilu.(ft ist) |
Kegiatan yang digelar di Aula Universitas Putra Bangsa tersebut diikuti 20 mahasiswa perwakilan seluruh program studi serta pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam membangun pemahaman demokrasi dan pengawasan pemilu di kalangan generasi muda.
Hadir dalam kegiatan itu Rektor UPB Dr. Gunarso Wiwoho bersama jajaran pimpinan kampus. Sementara dari pihak Bawaslu Kebumen hadir Ketua Bawaslu Amin Yasir beserta jajaran.
Dalam sambutannya, Rektor UPB menegaskan bahwa kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga penyelenggara pemilu, terutama dalam bidang pendidikan, pengawasan partisipatif, hingga pengembangan sumber daya manusia.
Menurutnya, mahasiswa perlu dibekali pemahaman yang luas terkait demokrasi, kepemiluan, serta mekanisme penyelesaian sengketa pemilu agar mampu menjadi generasi yang kritis dan berintegritas.
Ketua Bawaslu Kebumen, Amin Yasir, turut mengapresiasi terjalinnya kerja sama tersebut. Ia menilai perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mencetak generasi muda yang memahami proses demokrasi secara menyeluruh sekaligus mampu berpartisipasi aktif dalam pengawasan pemilu.
Penandatanganan MoU itu juga menjadi komitmen bersama antara Bawaslu Kebumen dan UPB dalam mendukung pelaksanaan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta peningkatan literasi kepemiluan di lingkungan akademik.
Usai penandatanganan kerja sama, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan Kelas Penyelesaian Sengketa Pemilu. Program tersebut diharapkan menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk memahami secara langsung proses penyelesaian sengketa pemilu dan dinamika demokrasi di Indonesia.(*)







