Ribuan Kader Banteng Ikuti Musancab PDIP Kebumen, Semangat Gotong Royong dan Target Menang di 2029


Acara Musyawarah Anak Cabang atau Musancab DPC PDIP Kebumen.(ft ist) 
KEBUMEN, (seputarkebumen.com)- Suasana Hotel Candisari Karanganyar, Kebumen, Kamis (21/5), dipenuhi ribuan kader PDI Perjuangan. Sekitar 1.700 kader dari berbagai tingkatan partai berkumpul dalam Musyawarah Anak Cabang (Musancab) DPC PDIP Kebumen yang berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan.

Kegiatan politik terbesar PDIP Kebumen tahun ini digelar dalam dua tahap. Sesi pagi diikuti 12 Pengurus Anak Cabang (PAC), sedangkan sesi siang dihadiri 14 PAC lainnya dari seluruh wilayah Kabupaten Kebumen. Setelah musyawarah selesai, agenda dilanjutkan dengan pelantikan kepengurusan baru 26 PAC oleh jajaran DPD PDIP Jawa Tengah.

Acara tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPD PDIP Jawa Tengah Juli Krisdianto dan Taufik Nurhidayat, Ketua DPC PDIP Kebumen Saiful Hadi SIKom, jajaran pengurus DPC, anggota Fraksi PDIP DPRD Kebumen, hingga pengurus ranting desa.

Ketua DPC PDIP Kebumen Saiful Hadi menyebut Musancab kali ini menjadi momentum penting untuk memperkuat mesin partai hingga tingkat akar rumput. Tidak hanya pengurus kecamatan, seluruh pengurus ranting dari 460 desa ikut hadir dalam forum tersebut.

“Yang datang bukan hanya pengurus PAC, tetapi juga ketua, sekretaris, dan bendahara ranting desa se-Kebumen. Total peserta mencapai sekitar 1.700 orang,” kata Saiful Hadi.

Menurutnya, forum Musancab bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan, tetapi juga ruang konsolidasi kader untuk memperkuat perjuangan partai di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Saiful Hadi menyampaikan pesan Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri kepada seluruh kader agar tidak hanya fokus pada agenda pemilu ataupun perebutan kursi politik semata.

Megawati, lanjutnya, meminta kader PDIP terus hadir membantu rakyat dan peka terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat di desa maupun kecamatan.

“Kader partai harus mampu menjawab kebutuhan rakyat. Ketika masyarakat menghadapi kesulitan, kader PDIP harus berada di garis depan membantu memberikan solusi,” ujarnya.

Saiful Hadi optimistis semangat gotong royong dan kekompakan kader yang terlihat selama Musancab menjadi modal kuat menghadapi Pemilu 2029. Ia menilai soliditas partai di Kebumen saat ini semakin menguat.

“PDIP harus tetap hadir di tengah masyarakat. Tidak hanya bicara politik, tetapi juga ikut memikirkan persoalan kemiskinan, pertanian, sosial budaya, hingga kesejahteraan rakyat,” tegas anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah tersebut.

Kader PDIP Kebumen saat mengikuti Musancab di Hotel Candisari Karanganyar.(ft ist) 
Sementara itu, Wakil Ketua DPD PDIP Jawa Tengah Taufik Nurhidayat mengapresiasi jalannya Musancab yang dinilai berlangsung dinamis namun tetap kondusif. Menurutnya, perbedaan pandangan dalam organisasi adalah hal yang lumrah selama diselesaikan melalui musyawarah mufakat.

Di hadapan para kader, Taufik juga menyampaikan pesan moral agar seluruh pengurus tetap rendah hati dan tidak merasa paling benar.

“Aja rumangsa bisa, nanging sing bisa rumangsa. Jangan merasa paling pintar ataupun paling hebat. Semua harus berjalan bersama demi menjaga soliditas partai,” ungkapnya.

Ia menegaskan, kekuatan utama PDIP terletak pada kebersamaan dan kerja kolektif. Karena itu, para pengurus PAC yang baru dilantik diminta menjaga kekompakan dan terus bergerak bersama rakyat.

“Perjuangan politik harus dijalankan dengan gotong royong. Tidak ada yang paling super dalam partai. Semua bergerak bersama untuk memenangkan PDIP dan memperjuangkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.(*)