Ratusan Batu Langka dari Seluruh Indonesia Ramaikan Kontes Nasional Geo Suiseki di Kebumen


Salah satu batu yang di tampilkan diajang Kontes Nasional Geo Suiseki Samudra Purba Piala Bupati Kebumen 2026 di GOR SMK Taman Karya Madya (TKM) Pertambangan.(ft ist) 
KEBUMEN, (seputarkebumen.com)- Kabupaten Kebumen kembali mencuri perhatian nasional melalui gelaran Pameran dan Kontes Nasional Geo Suiseki Samudra Purba Piala Bupati Kebumen 2026 yang resmi dibuka di GOR SMK Taman Karya Madya (TKM) Pertambangan, Jumat (8/5/2026).

Ajang berskala nasional tersebut menghadirkan 351 koleksi batu suiseki pilihan dari berbagai daerah di Indonesia. Beragam kategori dipamerkan, mulai dari Panorama, Simbolik, Pattern, Unik, hingga kelas Mini 18 sentimeter yang menyedot perhatian para pecinta batu alam dan pengunjung.

Ketua Panitia, Triyogo Hadi, mengatakan tingginya antusiasme peserta menjadi bukti bahwa Kebumen kini semakin dikenal sebagai destinasi penting bagi komunitas suiseki nasional.

“Ini merupakan kontes nasional perdana yang digelar di Kebumen. Selain mengikuti pameran dan kompetisi, peserta juga diajak menikmati geology tour ke sejumlah situs geologi unggulan,” jelasnya.

Bupati Kebumen Lilis Nuryani yang membuka acara secara resmi menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan komunitas suiseki atas terselenggaranya event tersebut. Menurutnya, suiseki tidak hanya menghadirkan nilai estetika, tetapi juga menjadi media edukasi tentang perjalanan panjang bumi dan kekayaan geologi Kebumen yang telah berstatus UNESCO Global Geopark.

“Geo suiseki menghadirkan keindahan alam yang menyimpan cerita jutaan tahun proses bumi. Ini selaras dengan komitmen kami dalam menjaga konservasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui Geopark Kebumen,” ujar Lilis.

Rangkaian kegiatan sebenarnya telah dimulai sejak 3 Mei 2026. Para peserta mengikuti proses registrasi, penataan display, hingga wisata geologi ke sejumlah lokasi ikonik seperti BRIN Karangsambung, Sungai Luk Ulo, dan situs Lava Bantal Watukelir.

Tak hanya memamerkan batu-batu eksotis, panitia juga menyiapkan trofi istimewa berbahan Batu Giok Kebumen untuk para juara kategori Best 10, Best in Class, hingga penghargaan tertinggi Best in Show.

Ketua Bidang Suiseki Indonesia, Rocky Suryahadi, yang hadir mewakili PPBI Pusat, turut mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Kebumen terhadap perkembangan seni batu alam di Indonesia.

“Dukungan ini menunjukkan bahwa seni budaya lokal mendapat perhatian serius. Suiseki bukan sekadar koleksi batu, tetapi juga bentuk penghargaan terhadap proses alam dan sarana mempererat persaudaraan antar komunitas,” ungkapnya.

Pameran Geo Suiseki Samudra Purba masih dibuka untuk umum hingga 9 Mei 2026. Masyarakat pun berkesempatan menyaksikan langsung keindahan batu-batu bernilai seni dan filosofi tinggi sebelum seluruh koleksi kembali dibawa pulang para pemiliknya pada 10 Mei mendatang.(*)