PPP Kebumen Panaskan Mesin Partai, Muscab IX Dorong Soliditas Total


PPP Partai Persatuan Pembangunan saat menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) IX yang digelar di Candisari Hotel Karanganyar.(ft ist) 
KARANGANYAR, (seputar kebumen.com)– Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Kebumen tancap gas memperkuat barisan. Melalui Musyawarah Cabang (Muscab) IX yang digelar di Candisari Hotel Karanganyar, Sabtu (2/5/2026), PPP menegaskan langkah konsolidasi besar-besaran demi menghadapi tantangan politik ke depan.

Muscab kali ini digelar serentak bersama sejumlah daerah dalam satu daerah pemilihan (dapil), yakni Kebumen, Banjarnegara, dan Purbalingga. Skema ini dinilai sebagai strategi efektif untuk mempercepat penataan organisasi hingga ke akar rumput.

Wakil Ketua DPW PPP Jawa Tengah, Yusuf Cahyono, menyebut langkah muscab kolektif ini sebagai bagian dari percepatan kebangkitan partai. Terlebih, PPP belum berhasil melenggang ke Senayan pada pemilu sebelumnya.

“Kalau dilakukan sendiri-sendiri, butuh waktu panjang. Dengan pola bersama ini, konsolidasi bisa lebih cepat. Apalagi kita menghadapi verifikasi faktual menuju Pemilu 2029, sehingga kesiapan struktur partai menjadi krusial,” tegasnya.

Berbeda dari biasanya, Muscab IX tidak diwarnai pemilihan ketua secara langsung. Sebagai gantinya, forum membentuk tim formatur beranggotakan tujuh orang yang akan menyusun kepengurusan baru.

Formatur terdiri dari perwakilan PAC, DPC, DPW hingga DPP, yang diberi tenggat waktu satu pekan untuk merampungkan struktur kepengurusan sebelum diajukan ke pusat.

“Kita targetkan maksimal 7 Mei 2026 sudah selesai. Setelah itu diajukan ke DPP untuk penerbitan SK,” jelas Yusuf.

Ia juga mengapresiasi jalannya muscab yang berlangsung kondusif tanpa gejolak internal. Menurutnya, soliditas menjadi kunci utama agar PPP mampu bangkit dan bersaing di pemilu mendatang.

“Tantangan ke depan tidak ringan. Kita butuh satu komando dari pusat hingga daerah. Aktivitas partai juga harus rutin, terukur, dan dievaluasi secara berkala,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPC PPP Kebumen, Wahid Mulyadi, menilai muscab ini sebagai momentum penting untuk evaluasi total sekaligus menyusun strategi baru.

Menurutnya, fokus utama saat ini adalah pembentukan kepengurusan yang kuat dan siap bekerja.

“Yang utama bukan soal siapa ketuanya, tapi bagaimana struktur ini bisa solid dan bergerak. Memang ada usulan nama saya dari formatur, tapi keputusan tetap di DPP,” ujarnya.

Jika kembali dipercaya memimpin, Wahid menegaskan akan langsung bergerak cepat. Salah satu prioritasnya adalah menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di seluruh kecamatan di Kebumen.

“Target kami, dalam tiga bulan setelah SK terbit, Musancab di 26 kecamatan sudah terlaksana. Ini penting untuk memperkuat basis hingga tingkat bawah,” tegasnya.

Selain itu, PPP Kebumen juga mulai bersiap menghadapi verifikasi faktual sebagai syarat utama mengikuti pemilu mendatang, dengan memastikan struktur kepengurusan terbentuk hingga tingkat kecamatan.

Wahid berharap, dengan kepengurusan baru nanti, PPP Kebumen semakin solid, kompak, dan siap kembali merebut kepercayaan masyarakat pada Pemilu 2029.

“Kita ingin PPP kembali berjaya. Kuncinya kebersamaan dan kerja nyata,” pungkasnya.(*)