![]() |
| Acara pelantikan dan pengukuhan Ketua STIMIK PGRI Arungbinang Kebumen.(ft ist) |
Pelantikan tersebut menjadi momentum awal bagi kampus berbasis teknologi informasi itu untuk memperkuat inovasi pendidikan serta meningkatkan daya saing di era digital.
Dalam prosesi pelantikan, Muhyat turut membacakan dan menandatangani Pakta Integritas di hadapan jajaran pengurus pusat, pengurus provinsi, serta Badan Pelaksana Harian (BPH) kampus sebagai bentuk komitmen menjalankan tata kelola pendidikan yang profesional dan berorientasi masa depan.
Dalam sambutan perdananya sebagai ketua definitif, Muhyat mengungkapkan rasa syukur atas amanah yang diberikan. Ia menegaskan pentingnya perguruan tinggi hadir memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam menghadapi perkembangan ekonomi digital di tingkat desa.
Menurutnya, potensi desa saat ini berkembang sangat cepat melalui BUMDes, desa wisata, hingga koperasi modern yang membutuhkan dukungan teknologi dan sumber daya manusia unggul.
“STMIK harus mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sekitar. Kita tidak boleh hanya berpikir untuk hari ini, tetapi juga menyiapkan langkah besar untuk masa depan,” ujar Muhyat.
Ia juga menyinggung pengalamannya saat menggagas aplikasi Fish On bersama Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi untuk mendukung kedaulatan nelayan berbasis teknologi digital. Pengalaman tersebut, kata dia, menjadi pelajaran penting dalam membangun sistem digital yang mampu diterima semua kalangan.
Sementara itu, Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, yang hadir langsung dalam acara tersebut menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan Muhyat. Ia menilai perguruan tinggi berbasis teknologi memiliki peran strategis dalam mencetak generasi muda yang kreatif dan kompetitif.
“Kebumen membutuhkan generasi muda yang adaptif, inovatif, dan siap bersaing di tengah perkembangan teknologi yang begitu cepat. Kami berharap STMIK PGRI Arungbinang terus meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas kolaborasi untuk mendukung kemajuan daerah,” kata Lilis.
Pemerintah Kabupaten Kebumen, lanjutnya, berkomitmen terus mendukung pengembangan dunia pendidikan sebagai salah satu fondasi utama pembangunan daerah.
Ketua BPH STMIK PGRI Arungbinang Kebumen, Agus Sunaryo, optimistis kepemimpinan baru akan membawa percepatan kemajuan kampus. Salah satu target besar yang tengah disiapkan adalah peningkatan status STMIK menjadi Institut Informatika dan Bisnis.
Menurut Agus, kebutuhan dunia kerja di masa depan akan sangat bergantung pada penguasaan teknologi dan kemampuan kewirausahaan.
“Ke depan kami ingin membangun kampus yang mampu melahirkan lulusan siap kerja dan siap terjun langsung di masyarakat dengan keterampilan praktis berbasis teknologi,” jelasnya.
Ia juga menyebut STMIK PGRI Arungbinang Kebumen menjadi satu-satunya perguruan tinggi milik PGRI tingkat kabupaten di Jawa Tengah yang alumninya telah tersebar di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Kebumen.
Di sisi lain, Ketua Umum PB PGRI, Unifah Rosyidi, menyampaikan keyakinannya terhadap kepemimpinan Muhyat. Ia menilai lulusan perguruan tinggi PGRI memiliki kemampuan adaptasi yang kuat terhadap perubahan zaman.
“Perguruan tinggi PGRI terus didorong untuk meningkatkan kualitas lulusan, baik dari sisi keterampilan maupun etika kerja, sehingga mampu bersaing dan terserap di berbagai sektor,” ungkap Unifah.
Acara pelantikan tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Banjarnegara Wakhid Jumali, jajaran Forkopimda Kebumen, Sekretaris Bidang Dikti BPLP PGRI Asep Deni, civitas akademika, serta sejumlah mitra strategis kampus.(*)







