![]() |
| Tim SAR gabungan saat melakukan evakuasi korban.(ft ist) |
Korban diketahui bernama Nasril (14), warga Desa Jetis Sikudi. Ia sebelumnya dilaporkan hanyut dan tenggelam di Sungai Jetis pada Kamis sore, 30 April 2026 sekitar pukul 17.30 WIB. Laporan kejadian diterima dari warga setempat dan langsung ditindaklanjuti oleh tim SAR.
Memasuki hari kedua operasi (H2), tim SAR gabungan mengintensifkan pencarian dengan membagi kekuatan menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). SRU pertama melakukan penyisiran di permukaan air menggunakan perahu karet (LCR) dari lokasi kejadian perkara (LKP) menuju arah muara sejauh 2 kilometer. Sementara SRU kedua menyisir jalur darat dari LKP hingga sejauh 1 kilometer ke arah yang sama.
Pencarian sempat dihentikan sementara pada pukul 12.00 WIB karena belum membuahkan hasil. Namun, operasi dilanjutkan kembali satu jam kemudian sesuai rencana.
Hasilnya, pada pukul 13.10 WIB, korban berhasil ditemukan mengapung di kawasan Pantai Logending, sekitar 1,5 kilometer ke arah hilir dari lokasi awal kejadian. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.
Setelah proses evakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup pada pukul 14.00 WIB setelah dilakukan debriefing seluruh unsur yang terlibat.
Operasi pencarian ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya USS Kebumen, Kantor SAR Cilacap, TNI AL, BPBD Kebumen, serta sejumlah relawan SAR dan masyarakat setempat. Mereka didukung dengan peralatan lengkap seperti perahu karet, alat selam, kendaraan rescue, hingga perangkat komunikasi.
Selama proses pencarian, kondisi cuaca dilaporkan berawan, namun tidak menghambat jalannya operasi.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya di sekitar aliran sungai, terutama bagi anak-anak yang beraktivitas di area tersebut.(*)







