![]() |
Dari total jemaah, terdiri atas 852 laki-laki dan 884 perempuan. Mereka akan terbagi dalam Kloter 11 hingga Kloter 16.
Kepastian keberangkatan ini disampaikan dalam audiensi yang digelar di Rumah Berdaya, Sabtu (2/5/2026). Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kebumen Lilis Nuryani memberikan pesan khusus kepada para petugas haji daerah (PHD), terutama yang didominasi generasi muda.
Ia menekankan pentingnya kesabaran dalam mendampingi jemaah, khususnya lansia yang membutuhkan perhatian ekstra.
“Pendamping harus sabar dan tidak mudah terpancing emosi. Kondisi cuaca panas dan kelelahan bisa memengaruhi psikologis jemaah,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kebumen, Edi Rianto, mengingatkan seluruh jemaah agar menjaga sikap dan nama baik daerah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
“Tunjukkan bahwa jemaah Kebumen adalah pribadi yang santun dan tertib,” pesannya.
Tahun ini, sejumlah pejabat juga turut menunaikan ibadah haji. Tercatat ada enam ASN eselon II dan III, di antaranya Kepala Satpol PP Kebumen Ira Puspitasari beserta beberapa kepala bidang dari OPD.
Mewakili petugas, Ferry Wijatmoko dari tim PHD menyatakan kesiapan penuh dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah. Ia juga memohon doa agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar.
“Kami siap melayani sepenuh hati. Mohon doa agar semua diberi kesehatan hingga kembali ke tanah air,” ujarnya.
Sementara itu, Ira Puspitasari yang mewakili jemaah ASN menyampaikan komitmennya untuk turut mendoakan kemajuan Kabupaten Kebumen selama berada di Tanah Suci.
Data menunjukkan, jemaah tertua tahun ini adalah Ratmi Kasbani (91) asal Padureso, sedangkan yang termuda Canda Solakhul Rijal (18) dari Klirong.
Pemerintah daerah juga memastikan seluruh kebutuhan logistik, transportasi, dan konsumsi jemaah telah dipersiapkan dengan matang demi kelancaran ibadah.







