Kinerja Moncer! PDAM Kebumen Setor Dividen Rp4,26 Miliar, Oxymine Siap Comeback Juli 2026


Direktur PDAM Zein Musta’in dan jajaran saat mengadakan audiensi dg Bupati Lilis Nuryani.(ft ist) 
KEBUMEN, (seputarkebumen.com)- Kinerja Perumda Air Minum Tirta Bumi Sentosa (PDAM) Kebumen menunjukkan tren gemilang. Dalam audiensi bersama Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, Direktur PDAM Zein Musta’in melaporkan lonjakan kinerja yang berdampak langsung pada peningkatan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pertemuan yang digelar di Rumah Berdaya, Selasa (14/4/2026), itu menjadi momentum penyampaian hasil audit tahun buku 2025 yang berhasil melampaui target hingga 125 persen.

“Alhamdulillah, capaian tahun 2025 tidak hanya memenuhi target, tetapi melampauinya. Tahun ini kami menyetorkan dividen sebesar Rp4,26 miliar, naik dari Rp3,8 miliar pada tahun sebelumnya,” ungkap Zein.

Capaian tersebut mendapat apresiasi langsung dari Bupati Lilis. Ia menilai peningkatan dividen menjadi indikator kuat profesionalisme pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

“Kinerja ini patut diapresiasi. Namun yang tak kalah penting, kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Zein menambahkan, keberhasilan ini tidak lepas dari pembinaan intensif yang diberikan pemerintah daerah. Untuk menjaga tren positif tersebut, PDAM Kebumen juga menyiapkan langkah strategis berupa pelatihan motivasi dan peningkatan kapasitas bagi seluruh karyawan.

Langkah ini diharapkan mampu mendongkrak performa perusahaan pada tahun 2026. PDAM pun membidik target dividen yang lebih tinggi.

“Kami menargetkan minimal Rp4,5 miliar, bahkan optimistis bisa mencapai Rp5 miliar,” imbuhnya.

Tak hanya soal keuangan, PDAM Kebumen juga membawa kabar baik terkait produk air minum dalam kemasan andalannya, Oxymine. Setelah sempat terhenti akibat lonjakan harga bahan baku plastik hingga 150 persen, produk ini dipastikan akan segera kembali hadir di pasaran.

“Kami mohon maaf atas kendala yang terjadi. Insyaallah, Oxymine akan kembali diluncurkan pada Juli mendatang dengan skema kerja sama baru agar produksi lebih stabil,” pungkas Zein.(*)