![]() |
| Silaturahmi bersama pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kabupaten Kebumen di Mapolres Kebumen.(ft ist) |
Dalam kesempatan itu, Kapolres menekankan pentingnya menjaga integritas internal sebagai fondasi utama penegakan hukum. Ia menegaskan tidak ada toleransi bagi anggota kepolisian yang terlibat dalam pelanggaran, termasuk narkoba dan judi online.
“Perubahan harus dimulai dari internal. Tidak boleh ada anggota yang terlibat dalam pelanggaran. Prinsipnya jelas, zero tolerance,” tegasnya di hadapan peserta.
Selain penguatan internal, Polres Kebumen juga aktif membangun kolaborasi lintas sektor. Kapolres mengungkapkan pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah, termasuk Wakil Bupati Kebumen, untuk menekan penyebaran judi online yang kini menyasar generasi muda.
Sebagai pendekatan preventif, Polres Kebumen menghadirkan inovasi melalui kegiatan positif yang dekat dengan keseharian anak muda, salah satunya turnamen gim daring Mobile Legends. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana edukasi dan pembinaan.
“Kami ingin masuk ke ruang-ruang yang mereka sukai. Turnamen ini akan rutin digelar setiap bulan dan melibatkan berbagai komunitas, termasuk komunitas otomotif,” ujarnya.
Kapolres juga menyoroti fenomena geng motor yang meresahkan masyarakat. Ia memastikan jajaran kepolisian terus meningkatkan patroli malam serta melakukan pembinaan terhadap kelompok-kelompok tersebut guna mencegah potensi gangguan kamtibmas.
“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk memberikan informasi,” tambahnya.
Pertemuan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat utama Polres Kebumen, di antaranya Wakapolres Kompol Faris Budiman, Kabag Ops Kompol Mardi, Kabag SDM Kompol Heryubowo, serta Kasat Intelkam AKP Budi Santoso beserta jajaran.
Sementara itu, Formatur Ketua HMI Cabang Kabupaten Kebumen, Nasikin, menyampaikan bahwa forum tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi dan sinergi antara mahasiswa dan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Menurutnya, isu narkoba dan judi online menjadi perhatian serius karena dampaknya yang semakin luas, terutama di kalangan generasi muda. Oleh karena itu, peran aktif mahasiswa dalam menyebarkan edukasi dinilai sangat strategis.
“Kami berharap seluruh kader HMI dapat menjadi agen perubahan dengan menyampaikan pemahaman ini di lingkungan masing-masing, sehingga kesadaran masyarakat meningkat dan persoalan ini bisa ditekan bersama,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan penandatanganan nota kesepahaman antara HMI Cabang Kabupaten Kebumen dan Polres Kebumen sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga kondusivitas wilayah.(*)







