| Tim medis saat memeriksa salah satu pelajaran di Desa Giripurno Kecamatan Karanganyar.(ft ist) |
Program yang digagas Dinas Kesehatan PPKB ini menghadirkan beragam layanan terpadu, mulai dari pengobatan gratis, bakti sosial, khitan massal, hingga inovasi unggulan Dokter Spesialis Keliling (Speling).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani bersama Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah dr. Faiz Alauddien Reza Mardhika, jajaran pimpinan OPD, Forkopimcam Karanganyar, serta perwakilan PMI dan Baznas.
Turut hadir pula Direktur RS PKU Muhammadiyah Sruweng, Raden Suman Sri Husodo selaku Pimpinan Padepokan Sehat Medika, serta tenaga kesehatan dari Puskesmas Karanganyar yang terlibat langsung dalam pelayanan kepada warga.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi. Sekitar 200 warga mengikuti kegiatan ini. Bantuan sosial disalurkan kepada 100 warga difabel dan keluarga kurang mampu. Sementara itu, khitan massal diikuti empat anak yang juga menerima tali asih dari Bupati dan pihak penyelenggara.
Dalam sambutannya, Bupati Lilis menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara merata. Program ini dijalankan rutin dua kali setiap bulan dengan fokus pada kelompok rentan seperti ibu hamil, balita, dan lansia.
“Melalui Speling, kami ingin memastikan layanan dokter spesialis tidak hanya tersedia di rumah sakit, tetapi juga bisa diakses langsung oleh masyarakat di desa,” ujarnya.
Selain itu, Bupati juga membuka akses komunikasi langsung dengan warga melalui layanan WhatsApp untuk menampung berbagai keluhan dan kebutuhan masyarakat, termasuk persoalan infrastruktur.
Hal senada disampaikan dr. Faiz Alauddien Reza Mardhika. Ia mengajak masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat guna mencegah penyakit tidak menular seperti stroke, jantung, dan diabetes.
Ia juga menyoroti kebutuhan infrastruktur di wilayah Giripurno, khususnya terkait penerangan jalan dan akses transportasi yang lebih layak.
“Insyaallah, pada 2027 aspirasi pembangunan akan kami dorong agar jalan di Giripurno semakin terang dan nyaman dilalui,” ungkapnya.
Di sektor infrastruktur, Pemkab Kebumen juga terus melakukan peningkatan bertahap. Pada 2025, telah dilakukan pemeliharaan rutin Jalan Karanganyar–Adimulyo dan Karanganyar–Kemujan masing-masing dengan anggaran Rp200 juta.
Sementara pada 2026, direncanakan pelebaran Jalan Plarangan–Tanggeran dengan alokasi Rp4,5 miliar, serta pengusulan rekonstruksi Jembatan Kalongbali kepada BNPB.
Melalui sinergi program kesehatan dan pembangunan infrastruktur, Pemkab Kebumen menargetkan peningkatan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh, khususnya di wilayah pedesaan.(*)






