![]() |
| Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) saat menggelar program Baitul Arqam dan Job Fair Purna Studi 2026.(ft ist) |
Kegiatan berlangsung selama tiga hari secara blended, dimulai secara daring pada Rabu (8/4/2026), lalu dilanjutkan secara luring pada Kamis–Jumat (9–10/4/2026). Sebanyak 151 mahasiswa tingkat akhir turut ambil bagian dalam agenda strategis ini.
Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pimpinan kampus, di antaranya Rektor UNIMUGO Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si, Wakil Rektor III Dr. Ns. Ike Mardiati Agustin, M.Kep., Sp.J., Wakil Rektor IV Ns. Dadi Santoso, M.Kep., serta pimpinan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES).
Ketua panitia, Muhromim, M.Farm., mengungkapkan peserta berasal dari berbagai program studi, seperti Profesi Ners, Profesi Apoteker, Farmasi Sarjana, hingga Kebidanan. Tak hanya dari Pulau Jawa, peserta juga datang dari Papua, NTB, Kalimantan, hingga Sumatera.
“Ini menunjukkan UNIMUGO memiliki jangkauan nasional dan dipercaya oleh mahasiswa dari berbagai daerah,” ujarnya.
Lebih dari sekadar pembekalan, kegiatan ini juga membuka peluang kerja nyata. Sebanyak 15 calon alumni bahkan telah mengikuti proses rekrutmen di RS IZZA Karawang dan berhasil lolos tahap administrasi.
“Kami berharap sebelum wisuda, lulusan sudah mengantongi pekerjaan. Ini menjadi langkah nyata menjembatani dunia kampus dan dunia kerja,” tambah Muhromim.
Sementara itu, Rektor UNIMUGO Prof. Sofyan Anif menegaskan pentingnya keseimbangan antara kompetensi profesional dan karakter keislaman.
“Kami tidak hanya mencetak lulusan yang siap kerja, tetapi juga berintegritas, berakhlak, dan mampu bersaing di tingkat global tanpa meninggalkan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan,” tegasnya.
Ia juga menargetkan lulusan UNIMUGO ke depan semakin terserap di dunia kerja, termasuk di level internasional, sekaligus memperkuat jejaring global di sektor kesehatan.
Padukan Spiritualitas dan Karier
Baitul Arqam menjadi ruang pembinaan ideologis dan spiritual bagi mahasiswa tingkat akhir. Berbagai materi strategis disampaikan, mulai dari pemahaman keislaman, konsep Islam berkemajuan, hingga etos kerja kader Muhammadiyah.
Di sisi lain, Job Fair menghadirkan berbagai mitra industri dan institusi, seperti Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kebumen, sejumlah rumah sakit, lembaga pelatihan kerja, hingga organisasi profesi.
Tak hanya itu, peserta juga mendapatkan inspirasi langsung dari alumni yang telah sukses berkarier di luar negeri, termasuk di Jepang.
Melalui kombinasi materi, diskusi, dan jejaring kerja, peserta didorong untuk tidak hanya siap menghadapi dunia kerja, tetapi juga menjadi agen perubahan di masyarakat.
Lulusan Unggul, Siap Berkontribusi
Program ini menjadi bukti keseriusan UNIMUGO dalam mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, jiwa sosial, dan daya saing tinggi.
Dengan bekal tersebut, para calon alumni diharapkan mampu tampil sebagai tenaga profesional yang adaptif, berdaya saing global, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.(*)







