Bupati Lilis Nuryani Perjuangkan Prameks Tembus Kebumen, PT KAI Mulai Kaji Perpanjangan Rute hingga Gombong


Bupati Kebumen Lilis Nuryani saat melakukan audiensi dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) di Bandung.(ft ist) 
KEBUMEN, (seputarkebumen.com)- Upaya Pemerintah Kabupaten Kebumen menghadirkan layanan kereta lokal yang lebih dekat dengan masyarakat mulai menunjukkan titik terang. Bupati Kebumen Lilis Nuryani melakukan audiensi dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) di Bandung, Selasa (10/3/2026), untuk mengusulkan perpanjangan rute Kereta Api Prambanan Ekspres (Prameks) hingga wilayah Kebumen.

Dalam pertemuan tersebut, pihak KAI menyambut positif usulan tersebut dan kini mulai melakukan kajian teknis serta studi kelayakan sebagai langkah awal menuju realisasi operasional Prameks sampai ke Gombong.

Inisiatif ini digagas Pemkab Kebumen untuk memperkuat konektivitas transportasi antarkota, khususnya di jalur selatan Jawa. Selain memudahkan mobilitas masyarakat, perpanjangan rute kereta lokal ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui akses transportasi yang lebih cepat, mudah, dan terjangkau.

“Melalui sinergi antara Pemkab Kebumen dan PT KAI, kami berharap kualitas layanan transportasi publik semakin meningkat. Transportasi yang baik adalah salah satu penggerak utama ekonomi masyarakat,” ujar Bupati Lilis Nuryani.

Sekretaris Daerah Kebumen, Edi Rianto, menjelaskan bahwa dalam audiensi tersebut terdapat tiga poin utama yang dibahas bersama pihak KAI dan mendapat respons cukup antusias.

Salah satunya adalah usulan agar relasi Prameks dari Yogyakarta dapat diperpanjang hingga Kebumen dengan beberapa titik pemberhentian strategis. Rencananya, kereta akan berhenti di Stasiun Gombong, Stasiun Kebumen, serta satu stasiun tambahan yang masih dipertimbangkan antara Stasiun Kutowinangun atau Prembun.

“Untuk saat ini, PT KAI masih melakukan kalkulasi teknis terkait operasional kereta serta kesiapan sarana dan prasarana pendukung,” jelasnya.

Selain membahas pengoperasian Prameks, Pemkab Kebumen juga menawarkan kerja sama pemanfaatan jalur kereta api untuk mendukung distribusi produk UMKM lokal. Melalui skema tarif khusus, produk unggulan Kebumen diharapkan dapat menjangkau pasar yang lebih luas dengan biaya logistik yang lebih efisien.

Tak hanya itu, Bupati juga mengusulkan agar kereta api yang melintas di jalur selatan dapat menambah titik pemberhentian di Stasiun Kebumen dan Stasiun Gombong, sehingga pelayanan kepada penumpang di wilayah Kebumen semakin optimal.

Namun demikian, rencana tersebut harus disesuaikan dengan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) agar penambahan titik berhenti tidak mengganggu ketepatan waktu perjalanan kereta secara nasional.

Sebagai tindak lanjut dari audiensi tersebut, tim teknis dari PT KAI dijadwalkan segera melakukan survei lapangan di wilayah Kebumen. Survei ini menjadi bagian penting dalam proses studi kelayakan sebelum keputusan final mengenai perpanjangan rute Prameks benar-benar direalisasikan.(*)