![]() |
| Pemerintah Kabupaten Kebumen saat meluncurkan Gerakan Bersih Masjid dengan menerjunkan personel gabungan dari puluhan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).(ft ist) |
![]() |
| Pemerintah Kabupaten Kebumen saat meluncurkan Gerakan Bersih Masjid dengan menerjunkan personel gabungan dari puluhan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).(ft ist) |
Peluncuran ditandai dengan apel bersama di area parkir Pantai Logending yang dipimpin Bupati Kebumen Lilis Nuryani. Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah, para Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati, kepala perangkat daerah, jajaran forkopimcam, serta Pemerintah Desa Ayah.
Kepala Bagian Kesra Setda Kebumen, Tjahjo Sambodo, menjelaskan gerakan ini merupakan wujud sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan unsur masyarakat dalam menciptakan lingkungan ibadah yang bersih dan nyaman selama Ramadan.
“Selain menjaga kebersihan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.
Bupati Lilis Nuryani menegaskan, masjid memiliki peran sentral dalam kehidupan sosial dan keagamaan warga, terutama saat Ramadan.
“Pemkab ingin memberi contoh langsung. Kebersihan masjid adalah tanggung jawab bersama. Dengan lingkungan yang bersih, jamaah bisa beribadah lebih nyaman dan khusyuk,” kata Bupati.
Aksi gotong royong dilakukan serentak di tiga titik, yakni Masjid Al-Ikhlas (RT 04/RW 02) melibatkan personel dari 15 OPD, Masjid At-Taqwa (RT 03/RW 02) dari 13 OPD, serta Masjid Al-Ikhsan (RT 04/RW 01) dengan dukungan 12 OPD.
Setiap OPD mengirimkan 10 personel, sementara masing-masing bagian di lingkungan Setda mengirim lima perwakilan. Selain membersihkan area dalam dan luar masjid, Bupati juga menyerahkan bantuan sembako dan perlengkapan kebersihan kepada para marbot sebagai bentuk apresiasi.
Melalui gerakan ini, Pemkab Kebumen berharap semangat gotong royong terus terjaga dan masjid semakin optimal menjadi pusat pembinaan karakter dan kegiatan keagamaan masyarakat. (*)