Gedung Dakwah Muhammadiyah Kuwarasan Diresmikan, Bupati Lilis Janjikan Jalan Mangli dan Kemukus Mulus Tahun Ini


Ir. Mohammad Yahya Fuad, SE.saat mengisi tausiah peresmian Gedung Dakwah Muhammadiyah Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Kuwarasan.(ft ist) 
KUWARASAN, (seputarkebumen.com)-Komitmen Pemerintah Kabupaten Kebumen terhadap pembangunan keagamaan dan infrastruktur kembali ditegaskan. Bupati Kebumen Lilis Nuryani meresmikan Gedung Dakwah Muhammadiyah Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Kuwarasan, Minggu (8/2/2026), bertepatan dengan Pengajian Umum menyambut Ramadan 1447 Hijriah.

Gedung dakwah dua lantai ini berdiri di atas tanah wakaf keluarga almarhum H. Supri Utomo, dengan luas bangunan 10 x 9 meter di atas lahan 145 meter persegi. Fasilitasnya cukup lengkap, mulai dari aula pertemuan, ruang kerja PCM, PCA, PCPM, PCNA, hingga kantor LazisMu, yang diharapkan menjadi pusat aktivitas dakwah dan pemberdayaan umat di Kuwarasan.

Ketua PCM Kuwarasan Dr. Basirun, MKes menyampaikan rasa syukur atas rampungnya pembangunan gedung yang menelan anggaran sekitar Rp569 juta. Menurutnya, gedung tersebut menjadi tonggak penting bagi penguatan syiar Islam di wilayah setempat.

“Alhamdulillah, PCM Kuwarasan kini memiliki gedung dakwah sendiri. Ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi pusat gerakan dakwah dan pembinaan umat,” ujarnya.

Pembangunan gedung merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, di antaranya hibah Pemkab Kebumen sebesar Rp150 juta, donasi PCM Gombong Rp25 juta, Ketua PCM Gombong Rp25 juta, serta partisipasi para donatur dan warga Muhammadiyah di Kecamatan Kuwarasan.

Sekretaris PCM Kuwarasan Rahmat Junaedi menambahkan, proses pembangunan bahkan selesai lebih cepat dari target. Dalam waktu enam bulan, gedung dapat dirampungkan berkat dukungan penuh pemerintah daerah dan soliditas para donatur.

Dalam sambutannya, Bupati Lilis Nuryani memberikan apresiasi atas peran Muhammadiyah yang konsisten dalam dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah demi kemajuan daerah.

Tak hanya itu, Bupati juga membawa kabar baik terkait pembangunan infrastruktur. Ia memastikan pada tahun 2026, Pemkab Kebumen mengalokasikan anggaran Rp176 miliar untuk perbaikan jalan dan jembatan sebagai penopang utama perekonomian warga.

“Khusus di Kuwarasan, kami lanjutkan perbaikan Jalan Mangli–Karangsari di Desa Madureso dengan anggaran Rp3,5 miliar, serta Jalan Kemukus–Purwodadi sebesar Rp4,5 miliar. Setelah jalannya mulus, saya titip jangan digunakan untuk balap liar, tapi untuk mendukung ekonomi dan pendidikan,” tegasnya.

Menjelang bulan suci Ramadan, Bupati juga memastikan stok bahan pokok di Kebumen aman, serta mengimbau masyarakat agar berbelanja secara bijak dan tidak berlebihan.

Rangkaian acara ditutup dengan tausiah dari Ir. Mohammad Yahya Fuad, SE. Dalam ceramahnya, ia mengajak jamaah memperkuat rasa syukur dan semangat bersedekah sebagai bekal menyambut Ramadan.

“Kebajikan sejati bukan pada besar kecilnya nominal, tapi saat kita mampu menginfakkan harta yang paling kita cintai,” pesannya.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Ketua PWM Jawa Tengah M. Abduh Hisyam, jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah Kebumen, anggota DPRD, Forkopimcam Kuwarasan, serta tokoh lintas organisasi seperti MWC NU dan Muslimat NU, mencerminkan kuatnya semangat ukhuwah Islamiyah di Kuwarasan.(*)