![]() |
| Bupati Kebumen Lilis Nuryani saat menghadiri program “Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge” yang digelar di Desa Pengaringan, Kecamatan Pejagoan.(ft ist) |
Capaian tersebut tak lepas dari konsistensi Pemkab Kebumen dalam mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat, terutama di wilayah terpencil. Salah satunya melalui program “Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge” yang kembali digelar di Desa Pengaringan, Kecamatan Pejagoan, Rabu (21/1/2026).
Dalam kegiatan itu, Bupati Kebumen Lilis Nuryani menghadirkan beragam layanan kesehatan gratis, mulai dari pemeriksaan dokter umum, dokter spesialis penyakit dalam, dokter spesialis anak, layanan dokter spesialis keliling (Speling), hingga khitan massal.
Sebanyak 300 warga tercatat menerima layanan pengobatan gratis. Sementara itu, 10 anak mengikuti khitan massal yang dilengkapi dengan pemberian tali asih. Panitia juga menyalurkan 100 paket sembako bagi warga kurang mampu sebagai bentuk kepedulian sosial.
Kepala Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Kebumen, dr. Iwan Danardono, menjelaskan bahwa sepanjang tahun 2026, program “Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge” akan digelar sebanyak 24 kali, atau rutin dua kali setiap bulan, dengan sasaran desa-desa yang sulit dijangkau.
“Penurunan stunting hampir dua persen ini tak lepas dari dukungan anggaran besar Ibu Bupati, terutama melalui pemberian susu PKMK. Selain itu, prevalensi anemia juga berhasil ditekan dari 20 persen menjadi 14 persen berkat program tablet tambah darah,” jelas dr. Iwan.
Dalam sambutannya, Bupati Lilis Nuryani menegaskan bahwa layanan kesehatan harus dirasakan secara adil dan merata oleh seluruh warga Kebumen, tanpa terkecuali.
“Saya ingin kesehatan dirasakan sama seperti pembangunan infrastruktur. Tidak boleh ada warga yang tertinggal hanya karena jarak. Untuk tenaga kesehatan, saya minta utamakan keselamatan jiwa. Urusan administrasi bisa menyusul,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan tenaga medis, khususnya dalam penanganan kegawatdaruratan ibu hamil dan bayi.
Program tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Galih, warga Desa Kebagoran, mengaku sangat terbantu dengan adanya khitan massal gratis.
“Anak saya kelas 5 SD bisa khitan tanpa biaya. Ini sangat membantu dan meringankan beban warga,” ujarnya.
Kehangatan kegiatan semakin terasa saat Bupati Lilis memborong 17 balon milik Neni, pedagang kecil asal Pejagoan, untuk dibagikan gratis kepada anak-anak. Bahkan dalam perjalanan pulang, Bupati sempat menghentikan kendaraan dinasnya di depan RA Integral Nurul Huda Pengaringan untuk menyapa anak-anak dan membagikan susu kotak.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Direktur RSUD dr. Soedirman, Ketua BAZNAS Kebumen, Ketua PMI Kebumen, Forkopimcam Pejagoan, serta jajaran pemerintah desa setempat.(*)












